Restrukturisasi Pertamina Dinilai Bisa Tingkatkan Kinerja

Senin, 04 Oktober 2021 – 12:49 WIB
Gedung Pertamina. Foto: Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK), terkait restrukturisasi Pertamina.

Seperti diketahui, MK menolak gugatan Federasi Serikat Buruh (FSB) Pertamina terkait restrukturisasi.

BACA JUGA: Seperti ini Cara Pupuk Kaltim Tingkatkan Daya Saing Batik Lokal

Uji Materil dilakukan terhadap Pasal 77 huruf c dan d Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN terhadap Pasal 33 UUD 1945.

Faisol berharap, putusan itu membuat Pertamina bisa lebih fokus menjalankan aksi korporasi tersebut.

BACA JUGA: Semangat! Mari Sambut Hari Senin dengan Membaca Doa Berikut

“Kita semua harus menghormati putusan MK. Diharapkan, setelah ini Pertamina bisa lebih concern menjalankan restrukturisasi. Kami berharap, Pertamina lebih lincah dan efisien dalam mengembangkan bisnisnya, sebagaimana tujuan restrukturisasi. Saya dan teman-teman di Komisi VI akan mengawasi jalannya restrukturisasi ini,” jelas Faisol.

Faisol berpendapat, restrukturisasi Pertamina merupakan aksi korporasi biasa. Banyak perusahaan, baik di dalam maupun luar negeri melakukan hal serupa.

BACA JUGA: Pertamina Geothermal Energy Raih 9 Penghargaan Tertinggi Sektor ESDM

Termasuk beberapa BUMN sudah melakukan.

Karena secara prinsip, pembentukan subholding sebenarnya merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kinerja usaha.

Melalui restrukturisasi, Pertamina memang lebih fokus pada pada bidang masing-masing. Misal Commercial & Trading Subholding fokus pada peningkatan penjualan dan revenue perusahaan.

Begitu pula Upstream Subholding yang fokus pada bisnis hulu Pertamina.

“Jadi semua fokus pada bidang masing-masing, sehingga bisa menjalankan penugasan pemerintah dengan baik, sambil tetap menjalankan misi perusahaan untuk meraih laba,” kata dia.

Di sisi lain Faisol mengatakan, IPO bahkan bisa membuat pengelolaan perusahaan bersifat transparan dan terbuka.

Melalui keterbukaan tersebut, kinerja perusahaan bahkan dapat dimonitor oleh publik.

“Ini tentu sangat positif. Publik bisa melihat dan menilai, apakah kinerja perusahaan baik atau tidak,” kata Faisol.(chi/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler