Retno: Tidak Mudah Jadikan Kawasan Asia Tenggara Damai dan Stabil

Minggu, 27 Agustus 2017 – 14:56 WIB
Menlu Retno Marsudi. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, situasi internasional belakangan ini sangat dinamis. Dia berharap, Asia Tenggara bisa menjadi kawasan yang damai dan stabil.

Namun, menurut Retno, tidak mudah menjadikan kawasan Asia Tenggara damai dan stabil. “Ini merupakan tantangan paling besar bagaimana ASEAN tetap mempertahankan stabilitas dan keamanan Asia Tenggara,” kata Retno usai acara Parade ASEAN 50 di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu (27/8).

BACA JUGA: Parade ASEAN 50 Penuh Gereget, Menlu Retno Happy Banget

Parade ASEAN 50 diselenggarakan dalam rangka ulang tahun ASEAN ke-50. Sekitar 3.100 peserta ikut meramaikan Parade ASEAN 50.

Para peserta tidak hanya berasal dari komunitas, organisasi, sekolah, perusahaan, dan Kementerian di Indonesia, tetapi juga dari negara ASEAN, Mitra Wicara ASEAN, dan Sekretariat ASEAN.

BACA JUGA: Bikin Cekikikan, Ketika Bu Menlu Dikira Istri Sekretaris Kabinet

Retno menambahkan, tantangan ke depan juga terkait dengan penyebaran narkoba dan tindakan terorisme. “Kita juga dihadapkan dengan tantangan yang sifatnya cross border,” tuturnya.

Retno menyatakan, tidak mudah untuk menggabungkan berbagai negara ke dalam satu komunitas.

BACA JUGA: Menlu: OKI Segera Bersidang Sikapi Kekerasan di Al Aqsa

Karena itu, dia berharap, Parade ASEAN 50 bisa meningkatkan kekeluargaan antarnegara yang tergabung di ASEAN.

“Ini untuk meningkatkan kembali kekeluargaan ASEAN. Tidak mudah menggabungkan satu komunitas,” ucap Retno.

Retno bersyukur acara Parade ASEAN 50 berjalan dengan lancar dan sukses. Dia tidak menyangka bahwa peserta parade mencapai ribuan orang.

“Pesertanya di luar dugaan kami, banyak sekali sekitar 3.100 peserta, baik atas kerja sama dan dukungan kementerian terkait di Indonesia, tapi juga anggota ASEAN dan juga dengan mitra dan sahabat ASEAN. Bisa dilihat mitra delegasi yang mewakili seperti RRC, Jepang, Uni Eropa, dan Rusia,” ungkap Retno. (gil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Situasi Masih Memanas, Minta PBB Tindak Tegas Israel


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler