Riau Warning 89 Perusahaan Hutan

Rusli Zainal Bantah Illegal Logging Marak di Riau

Jumat, 15 Oktober 2010 – 16:43 WIB
JAKARTA — Gubernur Riau HM Rusli Zainal yakin bahwa di provinsi yang dipimpinnya tak ada lagi illegal loggingDia pun membantah pemberitaan mengenai pembalakan liar di Riau

BACA JUGA: Korban Wasior Diberi Hunian Sementara

Rusli menantang pihak-pihak tertentu yang menuding di Riau masih terjadi illegal logging untuk datang langsung ke Pekanbaru
Riau pun sudah melayangkan surat peringatan (warning) kepada 89 perusahaan kehutanan agar tak melakukan illegal logging.

"Hutan di Riau kian baik

BACA JUGA: Ahli BPPT Cek Ketahanan Ampera

Silahkan datang langsung kalau tidak percaya," kata Rusli dalam paparannya saat bertemu dengan Forum Wartawan Ekonomi, Keuangan dan Moneter (Forkem) di Kementerian Keuangan, di Jakarta, Jumat (16/10).

Isu bahwa dirinya dijadikan tersangka dalam kasus illegal logging juga dibantah oleh politisi Partai Golkar itu
"Saya sudah kebal dengan isu itu

BACA JUGA: Maraton, Polisi Periksa 30 Saksi

Saya sudah sampaikan langsung kepada Kapolri dan Presiden bahwa di Riau tidak ada illegal logging," kata dia.

Kalau memang terlibat, lanjut Rusli, dirinya mempersilahkan aparat penegak hukum untuk menyelidikinya"Saya tegaskan tidak adalagi illegal logging di RiauKalau memang mau tahu status hukum, silahkan tanya ke lembaga hukum terkait," kata Rusli

Justru, kata Gubri, jajaran Pemprov Riau menjadi yang terdepan dalam pemberantasan illegal logging di RiauPenegakan hukum terhadap pelanggar illegal logging pun terus dilakukan secara terus menerus.

"Saya bersama dengan Bupati dan Walikota, sudah mengeluarkan surat  peringatan kepada 89 perusahaan pemegang izin pengelolaan hutanKita tegaskan, kalau ada pelanggaran, pembakaran atau apapun yang melanggar lingkungan, seluruh izin akan kami tarikItu bentuk komitmen kami menjaga hutan di RiauDalam rilis resmi pemerintah pusat, Riau juga tidak lagi daerah illegal logging," Kata dia.

Menurut Rusli, ada banyak banyak program Pemprov Riau yang dihargai oleh nasional dan internasional, terutama mengenai pengelolaan hutan secara berkelanjutanDiantaranya, lanjut Gubri, pengelolaan Cagar biosfer Giam Siak kecil Bukit batu seluas 705.271 ha di Kabupaten Bengkalis dan SiakRiau juga mengusulkan terbentuknya Taman nasional Zamrud seluas 30.195 ha, serta mendukung perluasan Taman Nasional Tesso Nilo dari seluas 38.576 ha menjadi 83.068 ha.

"Kami juga menyusun skenario Riau hijau dengan memantapkan kawasan hutan lindung, mengamankan daerah aliran sungai, menjaga rasio hutan dan alih fungsi kawasan budidaya menjadi kawasan lindung secara bertahap, serta terus menerus melakukan rehabilitasi hutan dan lahan kritis," beber Rusli.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler