Ribuan Mainan Ilegal yang Diselundupkan dari Tiongkok Disita

Minggu, 07 Februari 2016 – 11:49 WIB
Ilustrasi. Foto: Dokumen JPNN

jpnn.com - NONGSA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menggeledah dan menyita ribuan mainan anak yang berada di Blok A Ruko Inti Batam, Seipanas, Jumat (5/2) sore. Diduga, ribuan mainan yang diproduksi di Tiongkok tersebut didatangkan secara ilegal ke Batam.

Penyitaan itu dilakukan lokasi yang ditempati PT. Citra Karya Sindo. Di dalam ruko berlantai III tersebut terdapat puluhan ribu mainan yang disimpan di dalam kardus.

BACA JUGA: Waspada! Penjahat Pecah Kaca Mobil Beraksi, Puluhan Juta Melayang

Informasi yang didapatkan, mainan berbagai jenis itu didatangkan dari Jakarta dan melalui Pelabuhan Batuampar tanpa dilengkapi dokumen.

Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Helmi Kuwarta Kusuma Rauf mengatakan ribuan mainan tersebut diduga didatangkan dari Jakarta. Rata-rata mainan tanpa dokumen itu berbahasa Tiongkok.

BACA JUGA: Palembang Bakal Bangun Lagi Dua Tower Wisma Atlet Tambahan

"Yang kita amankan mainan yang bukan bahasa Indonesia. Tapi untuk asal barang kita masih meminta keterangan pemilik dan para pekerja," tuturnya seperti dikutip dari batampos.co.id (group JPNN), Minggu.

Ditambahkan Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri, Kombes Budi Suryanto, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan asal mainan tersebut.

BACA JUGA: Sosialisasi Perda Peternakan, DPRD NTT Minta Bekal dari Kadisnak

"Masih kita upayakan untuk diinventarisir dulu. Mana barang-barang yang berasal dari Jakarta dan mana yang berasal dari Tiongkok," ujarnya.

Ia menambahkan turut melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen mainan tersebut. Sementara dalam penggeledahan tersebut pemilik barang yang bernama Aciang itu masih ditetapkan sebagai saksi.

"Setelah kita periksa baru disita dan baru kita sita sesuaikan dengan ketentuan undang undang perdagangan," tutup Budi.

Informasi yang dihimpun, mainan-mainan ilegal ini sudah kerap masuk dan beredar di Batam. Kualitas bahan pembuatan mainan tersebut belum teruji dan dinilai membahayakan bagi anak-anak. (opi/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Siang Ini Massa Pro Provinsi ALA-ABAS Penuhi Meulaboh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler