Ribuan PKL Tanah Abang Digusur

Kamis, 04 Juli 2013 – 03:24 WIB
RIBUAN lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang ditertibkan petugas. Tindakan itu dilakukan untuk mengurangi tingkat kemacetan arus lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur, Kebon Jati dan Jalan Fachrudin. Penertiban PKL itu dimulai sejak Selasa (2/7) malam hingga Rabu (3/7) dini hari.

Walikota Jakarta Pusat Saefullah langsung memimpin operasi penertiban itu. Sebanyak 300 personel dikerahkan. Terdiri dari anggota TNI, Polisi, Sudin Perhubungan, Kebersihan, Satpol PP, dan Sudin P2B.

“Penertiban kawasan Tanah Abang ini agar steril dari PKL dan parkir liar, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lancar dan tidak semrawut,” ujar Saefullah, Rabu  (3/7).

Ia mengatakan, ruas jalan di kawasan itu harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat. “Untuk itu, penertiban ini harus sukses dan berhasil, agar arus lalu lintas tetap lancar. Dalam penertiban diminta supaya persuasif, jika ada pedagang yang ingin memindahkan dagangan maka dibantu petugas,” tutur Saefullah.

Sedikitnya terdapat 1.500 lapak PKL diangkut dengan menggunakan 25 truk ukuran sedang dan besar milik Satpol PP DKI serta kendaraan milik Sudin Kebersihan Jakarta Pusat. Seluruh barang-barang tersebut dibawa ke gudang milik Satpol PP di kawasan Cakung, Jakarta Timur. “Barang-barang itu akan dimusnahkan,” tegas Saefullah.

Untuk memudahkan proses pengangkutan lapak PKL itu, sambung Saefullah, terlebih dahulu dihancurkan lalu dimasukkan ke dalam truk. Tak hanya itu, Pemkot Jakarta Pusat juga menyegel ekspedisi yang tidak memiliki Izin. “Expedisi yang disegel sebanyak 36 terdiri dari 21 di lingkungan Kelurahan Kampung Bali, 6 Kelurahan Kebon Kacang, dan 7 di Kelurahan Kebon Melati,” tambah Saefullah.

Pasca penertiban, poara petugas melakukan penjagaan di kawasan Tanah Abang. Sehingga PKL dan parkir tidak kembali aktif. “Karena dalam penertiban ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa tetapi untuk kepentingan masyarakat banyak, sehingga kegiatan ini sesuai dengan target,” imbuh Saefullah. (rul)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Target Pajak Parkir Online tak Tercapai

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler