Ridwan Kamil: Kalau Takdir Anies Presiden, Kita Dukung

Minggu, 02 Oktober 2022 – 21:52 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat agenda A Farewell For Gubernur Anies Baswedan dan Supermentor-27: Tentang Leadership, Reformasi & Pengabdian di Djakarta Teater, Minggu (2/10). Foto: Ryana Aryadita Umasugi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbicara tentang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini diutarakan Ridwan Kamil saat agenda A Farewell For Gubernur Anies Baswedan dan Supermentor-27: Tentang Leadership, Reformasi & Pengabdian" di Djakarta Teater, Minggu (2/10).

BACA JUGA: Pemuda Pancasila Satu Komando, Dukung Anies Baswedan jadi Capres

Menurut Kang Emil, panggilan akrabnya, permasalahan di Indonesia adalah warganya kerap bertengkar karena berbagai hal.

“Menurut saya adalah terlalu banyak suka bertengkar. Beda agama bertengkar, beda partai bertengkar, beda pilihan presiden bertengkar,” ucap Emil.

BACA JUGA: Anies Segera Lengser, Potensi Politisasi Jabatan Makin Besar

Mantan Wali Kota Bandung ini berharap masyarakat tak terlibat perdebatan menuju Pilpres 2024. Masyarakat diharapkan mendukung siapa pun yang terpilih.

Terlebih, bila nantinya Gubernur Anies Baswedan terpilih atau tidak sebagai presiden, tetap harus didukung.

BACA JUGA: Anies Baswesan Sebut Polarisasi Saat Pemilu Wajar, Singgung Soal Ini

“Kalau takdir di Pak Anies, kita dukung Pak Anies sebagai presiden. Kalau takdirnya bukan di Pak Anies tetap kita dukung siapa pun itu,” katanya diikuti sorakan dari peserta yang hadir.

Emil lalu berkelakar bila nanti Anies dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencalonkan diri sebagai presiden, suara masyarakat akan terbelah, apalagi keduanya berasal dari kampus yang sama, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Waktu di UGM, saya bilang Kang Bima, wah ini bahaya UGM bisa terbelah. Satu sisi teriak Pak Ganjar, di kanan teriak Pak Anies. Terus saya bilang, biar UGM kondusif, pilih Ridwan Kamil,” tuturnya diikuti tawa.

Acara ini dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Acara tersebut digelar untuk mentoring anak muda serta ajang pelepasan Anies Baswedan dari jabatannya. (mcr4/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler