Rifat Sungkar Apresiasi Peserta Pertamax Motorsport Drag Bike Championship

Senin, 24 April 2017 – 18:40 WIB
Gerry Setiawan Berjaya di Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017 putaran pertama. Foto: Pertamax Motorsport for JPNN

jpnn.com, BOYOLALI - Dragster muda potensial asal Madiun Gerry Setiawan mencatat waktu tercepat dan meraih gelar Fastest of the Event pada ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 201 di Sirkuit Area Terpadu Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, 22-23 April.

Dia membukukan waktu tujuh menit 20 detik setelah tampil gemilang di kelas DB 6 Free for All.

BACA JUGA: Pemerintah Dinilai Tak Serius Kembangkan Mobil Listrik

Di kelas tersebut, dia keluar sebagai juara. Sedangkan Adi Susanto finis di posisi kedua.

Sementara itu, dragster senior Eko Chodox Sulistyo berada di posisi ketiga. Keberhasilan Gerry juga berlanjut di kelas DB 7 Sport 2 Tak Tune Up s/d 140 cc. dia kembali menjadi juara setelag mengalahkan Adi S Tuyul dari Pasuruan yang harus puas di tempat kedua dan Joko Susanto asal Klaten di urutan ketiga.

BACA JUGA: Membedah Rahasia di Balik Kesuksesan Astra

Di ajang Pertamax Drag Bike Championship 2017 putaran satu, dragster pemula dan senior sama-sama berbagi hasil.

Eko Chodox selaku dragster veteran dengan segudang prestasi sukses menguasai dua kelas, yaitu DB 4 Matic 4 Tak Tune Up s/d 200 cc serta DB 5 Bebek 2 Tak Tune Up s/d 130 cc.

BACA JUGA: Ertiga Masih Topang Suzuki, Ignis Siap Jadi Andalan

Sementara itu dragster pemula Febri Dwi Saputra berhasil menjadi juara di beberapa kelas sekaligus.

Misalnya, DB 15 Bebek 4 Tak Standard s/d 150 cc Pemula, DB 16 Matic Tune Up s/d 200 cc Pemula, serta DB 18 Suzuki Satria FU Porting Pemula Open.

“Saya  mengapresiasi antusiasme para peserta di ajang Pertamax Motorsport Drag Bike Championship 2017. Mereka berasal dari segala kalangan, dari yang muda hingga yang senior,” tutur Direktur Pertamax Motorsport Rifat Sungkar.

“Dan bakat-bakat muda ini juga menunjukkan prestasinya yang baik, sehingga harapan Pertamax Motorsport adalah mereka bisa menularkan energi positif kepada teman-temannya sesama dragster muda untuk mau ikut di ajang drag bike resmi,” kata Rifat.

pada babak final yang berlangsung Minggu, hujan rintik-rintik sempat mengguyur area balap pada saat pembagian hadiah.

Namun, ketika race berlangsung, cuaca cerah sehingga membuat lintasan tetap nyaman untuk digunakan bagi para dragster.

Apalagi, area Sirkuit Boyolali dikenal sebagai salah satu karakter lintasan yang ideal untuk digunakan sebagai area balap drag bike. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suzuki Ignis Ditarget Terjual 30 Unit per Bulan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler