Rima Aktif Kampanye Kanker Payudara

Rabu, 13 Oktober 2010 – 17:20 WIB
KAMPANYE - Rima Melati saat ditemui dalam acara Jhonny Andrean Award di JCC, Jakarta. Foto: Fedrik Tarigan/Indopos.
JAKARTA - Dalam usianya yang sudah tidak muda lagi, aktris senior Rima Melati masih terlihat cantik dan energikBahkan, aktris yang usianya menginjak 71 tahun tersebut aktif mengampanyekan kesehatan kanker payudara

BACA JUGA: Olivia Berharap Marcella Cepat Nikah

Itu dilakukan di bawah bendera Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) yang didirikan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Agum Gumelar pada 2000.

Bukan tanpa alasan Rima getol menyosialisasikan pentingnya deteksi dini terhadap kanker payudara kepada masyarakat
Peraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia (FFI) 1973 tersebut, berharap agar masyarakat waspada atas bahaya kanker payudara yang bisa menyerang siapa saja dan kapan saja.

"Deteksi dini sangat penting

BACA JUGA: Miss Universe Bak Putri Keraton

Apalagi bagi wanita yang menginjak usia 35 tahun
Sebab, peluang sembuh lebih besar daripada (yang) stadium lanjut," kata Rima kepada IndoPos (Jawa Pos Group) kemarin (12/10).

Deteksi dini yang dimaksud Rima adalah melalui pemeriksaan payudara mandiri (sadari)

BACA JUGA: Resmi Janda, Rachel tak Selingkuh

Pemeriksaan itu bisa dilakukan rutin setiap hari dengan meraba apakah ada benjolan di bagian dada"Kalau kita lagi mandi, begitu badan disabuni, sekalian diraba di sekitar area tersebut, ada benjolan atau tidakKalau ada, langsung periksa ke dokter," tutur pemilik nama asli Marjolien Tambajong atau Lientje Tambajong itu.

Perempuan kelahiran Tondano, Sulut, 22 Agustus 1939, tersebut menyatakan prihatin atas bertambahnya remaja di Indonesia yang menjadi penderita kanker payudaraRima juga meminta kaum pria waspada terhadap kanker payudara"Ke depan, kalau bisa, deteksi sejak diniBiar  laki-laki dan perempuan bisa menjaga kesehatannya," ujar istri aktor senior Frans Tumbuan itu.

Rima mengidap kanker payudara pada 1990Dia memeriksakan diri ke dokter ketika kanker yang diderita memasuki stadium lanjut, yakni stadium 3 B"Saya terlambatKankernya sudah menyebar," jelasnyaSemangat hidup yang tinggi dan dukungan keluarga membuat Rima tak larut dalam kesedihanSetelah berobat ke Belanda, dua tahun kemudian, ibunda Aditya Tumbuan tersebut sembuhDia menjalani operasi pengangkatan payudara dan dilanjutkan dengan kemoterapi(mug/c3/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Adjie Divonis Empat Bulan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler