Rini Isyaratkan Tutup Merpati

Senin, 15 Desember 2014 – 21:13 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini masih mencari jalan ke luar untuk menyelamatkan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) dari lilitan utang yang mencapai sekitar Rp 7,5 triliun. Namun, Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan bahwa sejauh ini belum ada perkembangan berarti terkait  Merpati.

“Jadi masih dianalisa secara mendalam. Sedang dilihat jalan terbaiknya gimana," ujar Rini di kantornya, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/12).

BACA JUGA: Rini Ingin Gedung Kementerian BUMN Dibeli Pemprov DKI

Rini menegaskan bahwa bukan perkara mudah untuk menuntaskan permasalahan maskapai pelat merah itu. Sebab, beban utang yang ditanggung justru terus bertambah.

Selain itu, Merpati sudah tidak memiliki aset yang bisa dijual. Bahkan, kata Rini, kementerian yang dipimpinnya sebenarnya sudah mempunyai opsi untuk menutup Merpati.

BACA JUGA: Jelang MEA 2015, Pasar FMCG Indonesia Makin Menarik

"Opsinya ditutup. Kalau kita lihat sekarang untuk operasionalnya nggak mudah. Utang-utang yang ada selama ini sudah dijaminkan dengan aset-aset Merpati, karena nilai aset Merpati tidak sebesar utangnya. Tapi ini masih kita upayakan (dipertahankan, red)," pungkasnya.(chi/jpnn)

 

BACA JUGA: Rini Soemarno Ingin Jual Gedung Kementerian BUMN

BACA ARTIKEL LAINNYA... BUMN Tunjuk Bambang Tjahjono Jabat Dirut Airnav Indonesia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler