Romahurmuziy Balas Beri Sanksi ke SDA

Sabtu, 19 April 2014 – 13:56 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Surat Keputusan pemberhentian seorang wakil ketua umum dan empat ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinyatakan melanggar aturan karena tidak pernah ada dalam registrasi administrasi sekretarian jenderal partai berlambang Kabah itu.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PPP Muchammad Romahurmuziy, menyampaikan hasil Rapat Pengurus Harian DPP PPP di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, yang berlangsung hingga Sabtu (19/4) dini hari.

BACA JUGA: Politisi PKB Curiga Koalisi Partai Islam Hanya Akal-akalan

"Pengangkatan Djan Fariz menggantikan Suharso tidak pernah ada dan itu bertentangan dengan AD/ART Partai," sebut Sekjen PPP yang akrab disapa Romy itu, seraya mengatakan hal ini adalah keputusan keenam rapat tersebut.

Di poin ketujuhnya, lanjut Romy, menyatakan bahwa reposisi dirinya sebagai Sekretaris Jenderal sebagaimana berita yang beredar, tidak pernah ada. Alasannya, karena penetapan itu juga bertentangan dengan AD/ART.

BACA JUGA: Yakin Empat Partai Dukung Prabowo

Terakhir, rapat tersebut juga memberikan peringatan keras pertama kepada Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) agar tidak menempatkan dirinya di atas konstitusi partai.

Menanggapi konflik di internal PPP, Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, menilai ada persoalan etika yang perlu dijelaskan oleh SDA dalam hal pendekatannya ke Gerindra.

BACA JUGA: Ini Alasan PAN Getol Bangun Koalisi Partai Islam

Menurutnya, bagi kebanyakan warga PPP, harus ada kelanjutan dari mekanisme internal PPP terkait penyebutan nama-nama capres seperti pernah diusung oleh SDA sendiri.

"Untuk warga PPP, masalah siapa capres yang akan diusung belum berakhir karena belum ada forum resmi memutuskannya," kata Ray.

Sikap SDA yang tiba-tiba menyatakan dukungan ke Gerindra, juga dipandang mengesampingkan nama-nama calon presiden yang sudah ditetapkan dalam Mukernas PPP di Bandung.

"Tentu ini aneh. Di sini ada etika partai yang dilanggar," tandasnya.(Fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggap Mulia Koalisi, PD Terus Membuka Diri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler