Romahurmuziy: Belum Berkuasa Saja Tim Prabowo - Sandiaga Sudah Begitu

Minggu, 10 Februari 2019 – 17:48 WIB
M Romahurmuziy. Foto: M. Fathra NI/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy meminta masyarakat tidak terkecoh dengan citra membela ulama yang hendak dibangun pasangan Prabowo Subinto - Sandiaga Uno.

Rommy, panggilan Romahurmuziy juga meminta para tokoh agama berani mengungkap berbagai kebohongan yang dilakukan pasangan capres-cawapres nomor urut 02.

BACA JUGA: Survei CRC: Jokowi – Kiai Ma’ruf Unggul, Prabowo – Sandi Tertinggal Lagi

Dia menyebut, adab atau kesopanan pasangan Prabowo - Sandiaga terhadap ulama seiring perjalanan waktu semakin terlihat.

"Mereka tidak menghargai bahkan melecehkan para ulama. Ulama yang paling sepuh dan dihormati seperti KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) pun mereka berani tidak menghormati," kata Rommy kepada awak media, Minggu (10/2).

BACA JUGA: Kiai Ma’ruf Amin Makin Pede Raih Suara Hingga 70 Persen

Hal ini terlihat dari upaya tim Prabowo - Sandiaga mempermainkan kesalahan ucap yang terjadi pada Mbah Moen, bahkan Fadli Zon, membuat puisi yang menyebut Mbah Moen menukar doa hanya karena adanya bandar.

“Ini belum berkuasa saja, adab mereka kepada ulama sepuh yang paling dihormati aja seperti itu, entah bagaimana kalau mendapat kekuasaan,” kata Rommy.

BACA JUGA: Dari Seniman Untuk Jokowi - Maruf, Sebuah Pameran Seni Lintas Generasi

Dia tidak heran saat banyak santri bereaksi atas apa yang dilakukan Fadli. Santri meminta Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra itu tidak menghina dan melecehkan ulama.

Namun, Rommy mengaku sebenarnya tidak heran dengan perilaku Fadli dan tim paslon 02 yang suka mempermainkan ulama. Sejak awal mereka tidak menghargai ulama, walaupun mereka berusaha mencitrakan diri sebagai pembela Islam dan ulama.

“Bukan kali ini saja mereka menghina ulama. Saat ada ijtima ulama memberikan opsi untuk memilih cawapres dari kalangan ulama, mereka tidak melakukannya," pungkas Rommy. (ii/jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kastorius Sinaga: Pembentukan DKN Tak Ada Kaitan dengan Pilpres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler