Rujuk, Buang Nyanyian Rasis

Minggu, 14 November 2010 – 12:32 WIB

DUA kelompok suporter tetangga, Deltamania dan suporter Persebaya, menyepakati berakhirnya gesekan yang sempat terjadiKesepakatan tersebut tercapai setelah kedua suporter bertemu selama dua jam di Aula Bhara Daksa, Polres Sidoarjo

BACA JUGA: Belum Temukan Komposisi Terbaik

Sebanyak enam puluh suporter dari Deltamania, pendukung Delta Putra Sidoarjo (Deltras) dan suporter Persebaya diterima Wakapolres Sidoarjo Kompol Leo Simarmata
Dalam pertemuan yang digagas oleh Kapolres Sidoarjo M.Iqbal tersebut hadir pula Indah Kurnia, mantan manajer Persebaya dan anggota DPR RI.
 
Nah, bibit-bibit permusuhan yang terjadi ketika kedua suporter saling ejek di Piala Gubernur Liga Jatim IX 2010

BACA JUGA: Jangan-Jangan Lebih Baik tanpa Yao Ming

Deltras dan Persebaya tergabung dalam satu grup
Nyanyian suporter yang seharusnya  menyemangati tim masing-masing, menjadi ejekan yang rasis dan kasar

BACA JUGA: Terus Mengejar Kemenangan Pertama

Puncak gesekan terjadi ketika ada pengerusakan dan penjarahan sekretariatan Deltamania oleh oknum beridentitas suporter Persebaya pada 31 Oktober laluAkibatnya, sebanyak 13 suporter Persebaya sempat menginap di Polres Sidoarjo
 
"Pada prinsipnya, semua suporter adalah saudaraApalagi secara geografis Sidoarjo-Surabaya erdekatanKami menginginkan pertemuan siang ini (kemarin, red.) adalah langkah awal adanya hubungan yang lebih antara kedua suporterIstilahnya islah antarsuporter," kata Leo Sumarmata di depan para suporter.
 
Pria berusia 37 tahun itu menyebut benih-benih pertengkaran antara kedua suporter harus dikikis sejak kini."Kalau suporter saling bermusuhan, terus terang ini meresahkan masyarakat di dua kota.
Keamanan pun jadi tak kondusif," ucap Leo lagi
 
Karena itu, berangkat dari mediasi kemarin, hubungan harmonis antara kedua suporter kembali terjalinNiat baik Polres Sidoarjo langsung disambut positif oleh kedua suporter"Kami berterimakasih atas terjadinya pertemuan iniKami juga menghargai niat baik Polres Sidoarjo," ucap ketua umum Deltamania Saiful Bakirok
 
Dengan pertemuan kemarin, hal-hal yang tak diinginkan terjadi di kawasan Sidoarjo-Surabaya bisa diminimalisir, terutama terkait hubungan kedua suporterKoordinator YSS (Yayasan Suporter Surabaya) M.Imron juga mengapresiasi langkah ini sebagai wujud solidaritas antarsuporter yang ada."Harapan kami, petemuan ini berhasil menurunkan tensi tinggi yang sempat terjadi disekitar wilayah Sidoarjo-Surabaya," terang Imron

Imron juga meminta maaf kepada Deltamania, mewakili seluruh suporter Persebaya atas terjadinya perampasan dan pengerusakan Sekretariat Deltamania.  Di sisi lain, sebagai wujud nyata kesepakatan bahwa kedua suporter telah rujuk, disepakati tak ada lagi nyanyian saling ejek yang bersifat rasisKoor lebih ditujukan untuk menyemangati tim masing-masingLalu grafiti atau coretan di jalan-jalan Sidoarjo dan Surabaya yang isinya saling ejek antara Deltamania-suporter Persebaya dihapusBahkan, pertemuan keakraban antara keduanya siap dilangsungkan lagi di Surabaya.
 
Selain itu, hal yang terpenting tak adanya lagi saling serang antara kedua suporterBaik saat warga Sidoarjo beratribut Deltamania ke Surabaya ataupun  sebaliknya."Pokoknya kami sepakat untuk saling menjaga," tegas humas Deltamnia Prambudi(dra/diq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Real Madrid di Atas Angin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler