Rumah Terlihat Sepi, Dipanggil-panggil Tak Ada yang Menyahut, Oh Ternyata

Sabtu, 18 Januari 2020 – 23:45 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com, BENGKULU - Seorang pria berinisial BS warga Kelurahan Bentiring Permai Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Sabtu malam. Korban meninggal dunia diduga karena gantung diri.

Ketua RT setempat, Darwin mengatakan kematian korban pertama kali diketahui sepupu korban.

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Jefri Pratama Buang Jenazah Hakim Jamaluddin ke Jurang

"Tadi sepupunya yang pertama menemukan dalam kondisi gantung diri," kata Darwin.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan salah satu bank swasta di Kota Bengkulu itu ditemukan pertama kali oleh sepupunya yang berkunjung ke rumah korban sekira pukul 18.00 WIB.

BACA JUGA: Istri Pertama Hakim Jamaluddin: Kami Sekeluarga Sudah Sepakat Zuraida Harus Dihukum Mati

Saat itu sepupu korban memanggil-manggil korban tetapi tidak ada sahutan. Merasa curiga, kemudian sepupu korban mendobrak pintu rumah dan setelah pintu terbuka sepupu korban terperanjat menemukan korban tergantung di pintu dengan leher terikat tali nilon. 

Sepupu korban langsung memanggil warga setempat. Belum diketahui pasti motif dari dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh korban.

BACA JUGA: Pelaku Curanmor Dihakimi Massa Jadi Kayak Begini

Berdasarkan keterangan yang didapat dari warga setempat, korban kemarin masih terlihat melakukan aktifitasnya namun memang untuk hari ini korban tidak terlihat dari pagi.

Di rumah itu korban tinggal bersama tiga orang adiknya. Namun ketiga adiknya itu saat ini sedang berada di Ipuh Kabupaten Mukomuko.

Setelah menerima laporan dari warga, Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bangkahulu Kota Bengkulu langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi terhadap korban, kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara Kota Bengkulu dan melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti serta melakukan pengumpulan data dan keterangan dilokasi kejadian.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler