Rusun Dekat Stasiun Tanjung Barat, Harga di Bawah Rp 200 Juta

Rabu, 16 Agustus 2017 – 09:38 WIB
Breaking Rusun (TOD) Sentraland Tanjung Barat di Jakarta kemarin (15/8). Foto : Iwan Tri wahyudi/Indopos/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Perum Perumnas bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membangun rumah susun berkonsep transit oriented development (TOD) di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Proyek tersebut diproyeksikan selesai pada 2019 mendatang.

BACA JUGA: Bu Rini Angkat Mantan Dirut Merpati jadi Direktur AP I

Rumah susun itu dimaksudkan untuk mendukung percepatan pembangunan program Satu Juta Rumah.

"Konsep rusun TOD  nanti banyak sekali. Seperti di Pondok Cina, di Tangerang, Manggarai, Senen, Bogor dan sebagainya. Total akan ada TOD sebanyak 50. Ini setelah pertama di Tanjung Barat, kami harapkan  setiap bulan ada satu lagi," ujar

BACA JUGA: Launching Buku Ekonom Dihadiri Pejabat, Penarinya Ngeri-Ngeri Sedap

Menteri BUMN  Rini Mariani Soemarno usai melakukan ground breaking di Stasiun Tanjung Barat, Selasa (15/8).

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, TOD di Tanjung Barat tetap harus berkualitas.

BACA JUGA: Nama Bu Rini Disebut-sebut Lagi

"Harga per unitnya sekitar di bawah Rp 200 juta. Program TOD ini kontribusi BUMN di bawah kepemimpinan Bu Rini," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, TOD memberikan pelajaran kepada masyarakat tentang pola hidup yang lebih baik.

“Kami sedang berusaha menghilangkan kemacetan dengan transportasi massal. Adanya hunian berkonsep TOD ini juga mendukung mengurangi kemacetan," pungkasnya.

Sementara itu, Dirut Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan, pembangunan tiga tower di Stasiun Tanjung Barat akan menampung 1.232 unit hunian.

Dengan lahan seluas 15.244 meter persegi, investasi yang dikeluarkan sekitar Rp 705 miliar.

Dia mengatakan, konsep TOD merupakan hunian terintegrasi dengan kemudahan transportasi.

“Ada dua halte, kami sambung dengan jembatan penyeberangan, untuk masuk ke hunian. Dekat sini juga ada mal yang besar. Penghuni akan efisien soal waktu. Biaya transportasi turun. Hanya Rp 3 ribu naik kereta sampai ke Jalan Sudirman. Rp 1.500 ke Pondok Cina. Kemacetan akan berkurang dan  mencegah polusi. Kami targetkan proyek ini selesai selama dua tahun," pungkasnya. (dai)

BACA ARTIKEL LAINNYA... LimaNU Minta Jokowi Pecat Menteri Rini, Begini Alasannya


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler