Saatnya Bentuk Generasi Baru

Selasa, 26 Juni 2012 – 18:18 WIB

KIEV - Rekor tak pernah kalah Inggris sejak ditangani Roy Hodgson berakhir. Sebelum menghadapi Italia di perempat final Euro, Hodgson sudah memimpin Inggris dalam empat kemenangan dan sekali seri dalam sebulan terakhir. Cuma kekalahan dalam adu penalti yang menodai catatan positif tersebut.
   
Hodgson memang baru sekitar sebulan bersama tim. Dia ditunjuk menjadi Manajer tim oleh FA hanya tiga pekan jelang kickoff Euro 2012. Laga pertama bersama tim baru dilakukannya pada 26 Mei, untuk menjalani laga persahabatan melawan Norwegia yang berakhir 1-0 untuk Inggris.
   
Tak banyak perubahan yang bisa dilakukan oleh Hodgson. Beberapa perbedaan memang dilakukan mantan pelatih Liverpool dan Inter Milan itu. Tapi, waktu yang singkat tak memberinya banyak kesempatan untuk melakukan perubahan drastis sesuai kehendaknya. Dia hanya berkesempatan melakukan dua uji coba jelang melangkah ke Euro 2012.
   
Bayak kritikan bernada negatif dialamatkan padanya begitu melakoni laga perdana di Grup D. Intinya bernada sama, Inggris di bawah arahan Hodgson meninggalkan pakem permainan agresif dan bermain terlalu bertahan. Kesuksesan Chelsea menjadi juara Champions League dituding jadi acuan Hodgson.
   
Namun, suara sumbang sempat mereda begitu laga terakhir Grup D berakhir. Inggris jadi pemuncak grup dan menghadapi Italia. Dengan permainan defensive pula, mereka mampu menahan Italia dalam 120 menit pertandingan.
   
"Para pemain berjuang sangat keras. Dukungan fans terhadap tim begitu menakjubkan, Sayang, latihan serius khususnya untuk adu penalti, tak banyak membantu kami," ujar Hodgson pada BBC.
   
Berakhirlah langkah Inggris di Euro. Pekerjaan baru sudah menanti Hodgson. Kini dia punya dua tahun menuju Piala Dunia 2014 di Brazil, untuk membangun tim Inggris kembali. Tim yang benar-benar menunjukkan kualitasnya sebagai manajer yang pantas mengarsiteki The Three Lions.
   
Waktu dua tahun sepertinya sangat panjang. Tapi sesungguhnya, untuk mencapai Brazil, Inggris sudah harus berjuang di kualifikasi Grup H Zona Eropa, mulai awal September mendatang.
   
Perjalanan di kualifikasi menjadi kesempatan yang baik bagi Hodgson untuk membangun pasukannya kembali. Membangun Inggris dengan generasi baru. Sebagian besar di antaranya sudah menghiasi skuad di Euro 2012. Beberapa pemain yang menjadi pilar Inggris dalam beberapa tahun terakhir juga sudah menua.
   
Kapten Steven Gerrard sudah memasuki usia 32 tahun. SementaraAshley Cole, John Terry dan Scott Parker sudah 31 tahun. Dua pemain yang sebenarnya masih diharappkan Hodgson namun gagal mencapai kebugaran jelang Euro, Frank Lampard dan Gareth Barry berusia 34 dan 31 tahun.
   
Inggris tak kekurangan bintang muda, Joe Hart, Joleon Lescott dan Danny Welbeck punya masa depan yang panjang. Begitu pula Leighton baines, Gary Cahill, Phil Jones, Chris Smalling dan Jack Wilshere. Hodgson punya waktu yang panjang pula untuk mematangkan mereka dengan strategi yang diramunya. (ady)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Buffon: Jangan Girang Dulu!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler