Sambangi Kemendagri, Aksi 67 Persoalkan e-KTP dan Iwan Bule

Jumat, 06 Juli 2018 – 22:55 WIB
Massa PA 212 menggelar Aksi 67 di depan Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (6/7). Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Perwakilan Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang tergabung dalam massa pengunjuk rasa Aksi 67 menemui pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Jumat (6/7). Massa Aksi 67 menggelar unjuk rasa di depan Kemendagri setelah sebelumnya berdemonstrasi di depan gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Mereka datang ke Kemendagri untuk mempertanyakan langkah pemerintah mengangkat Komjen Pol M Iriawan sebagai penjabat (Pj) gubernur Jawa Barat. Ada belasan orang dari massa Aksi 67 yang diterima oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar.

BACA JUGA: Perwakilan Aksi 67 Diterima Bareskrim, Begini Dialognya

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis yang ikut menemui pejabat Kemendagri mengatakan, pengangkatan Iwan Bule -panggilan kondang M Iriawan- sebagai Pj gubernur Jabar jelas menyalahi aturan. Menurutnya, undang-undang tak memungkinkan perwira polisi aktif menjadi Pj kepala daerah.

“Berkaitan dengan pengangkatan Iwan Bulesebagai Pj gubernur Jabar, ini apa maksudnya? Sedangkan ada aturan di UU Kepolisian yang melarang soal itu. Dia kan (polisi) aktif. Di UU Kepolisian kan melarang yang aktif," ujar Sobri.

BACA JUGA: Orator Aksi 67: Ini Kita Lawan Tidak?

Perwakilan massa juga mempertanyakan peristiwa tercecernya sejumlah e-KTP beberapa waktu lalu. Menurut Sobri, peristiwa itu cukup meresahkan.

Apalagi, peristiwanya terjadi di saat jutaan orang hingga saat ini belum memperoleh e-KTP.  "Ini kinerja Kemendagri kami ingatkan dan nasihati. Pelanggaran itu mesti disikapi dengan jelas,” katanya.

BACA JUGA: Aksi 67, Massa PA 212 Meluber Hingga Monas

Sedangkan Bahtiar kepada wartawan Bahtiar mengatakan, proses dialog dengan perwakilan massa Aksi 67 berlangsung baik dan lancar. Anak buah Tjahjo Kumolo di Kemendagri itu mengaku senang karena bisa menjelaskan kepada perwakilan massa perihal duduk perkara tentang hal-hal yang dipersoalkan.

"Yaitu soal tercecernya e-KTP yang rusak dan soal pengangkatan Pj gubernur Jabar. Respons (perwakilan massa) positif. Kami dialog baik baik, aspirasinya kami dengarkan," pungkas Bahtiar.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Alasan Mendasar PA 212 Gelar Aksi 67


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler