Sambut KTT G20, Perpusnas Menerbitkan Buku Antologi 150 Penulis dari Jawa hingga Papua

Sabtu, 28 Mei 2022 – 20:45 WIB
Para pembicara dalam talkshow “Perpusnas dan Penulis untuk G20”. Foto: Dokumentasi Perpusnas RI.

jpnn.com, JAKARTA - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menyadari bahwa Presidensi G20 Indonesia merupakan peristiwa penting yang harus didukung seluruh elemen masyarakat, sesuai dengan peminatan dan kapasitasnya. . 

Oleh karena itu, Perpusnas berkolaborasi menerbitkan buku antologi 150 penulis beragam profesi dari Jawa hingga Papua dalam rangka menyambut KTT G20 tersebut. Buku itu berisikan aspirasi masyarakat sekaligus mengangkat nilai-nilai yang menjadi prioritas di forum tersebut. 

BACA JUGA: Aksi Menjaga Bumi dan Lingkungan, AEON Donasi Pakaian Layak Pakai dan Buku

Penulis berasal dari berbagai daerah dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda pula, mulai ibu rumah tangga, guru, dosen, aktivis,  PNS dan beberapa profesi lainnya. 

Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan  Hubungan Masyarakat Perpusnas Sri Marganingsih mengatakan tema besar buku ini adalah “Dunia Baru PascaPandemi: Percikan Gagasan Pemulihan Dunia dari Indonesia.” Tema ini selaras dengan  tema Presidensi G20, “Recover Together, Recover Stronger”. 

BACA JUGA: Indonesia Harus Membangun Konsensus di Forum G20

“Melalui tema ini, gagasan dan pemikiran para penulis/kontributor dapat  memberikan kontribusi untuk saling mendukung untuk dapat saling  mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (26/5).

Dia menjelaskan para penulis buku ini mencoba menjadikan G20 sebagai momentum terbaik bagi masyarakat bersama-sama mendukung kesuksesasan, yang tidak hanya memberikan dampak positif untuk dunia, tetapi juga masyarakat Indonesia. 

BACA JUGA: Jokowi Dinilai Sukses Membawa Kepercayaan Dunia Terhadap Indonesia Lewat Presidensi G20

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan dunia dan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan pemikiran dan gagasan bersama bagaimana dapat pulih dari  kondisi ini untuk dunia yang lebih baik.

Seiring dengan terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20, terbetik semangat untuk berkontribusi dengan cara mengumpulkan gagasan dari berbagai penulis di tanah air, terutama pada isu yang menjadi perhatian perhelatan besar itu. 

Hasil tulisan ini rencananya akan dibukukan dan diterbitkan Perpusnas Press  menjadi karya yang membumikan narasi agar mendapat perhatian dan  dukungan masyarakat, serta sebagai masukan dalam perhelatan G20. 

“Masyarakat Indonesia (termasuk di dalamnya penulis/kontributor) dan Perpustakaan Nasional RI sangat berkepentingan untuk menyukseskan G20 dengan peminatan dan kapasitas masing-masing. Sharing gagasan dalam buku  ini adalah bentuk kontribusi bersama,” ungkap Sri.

Sejauh ini, kata dia, tulisan sedang dalam tahap kurasi/editing oleh tim editor. Rencananya akan  diterbitkan dan diluncurkan Juli nanti, pada saat perhelatan Perpusnas Writers Festival. 

Kegiatan ini adalah sebuah ajang yang mempertemukan para  penulis dan pembaca dari berbagai penjuru nusantara, baik level penulis  nasional yang telah menghasilkan buku-buku best seller maupun para penulis daerah yang telah bergiat dengan aktivitas-aktivitas literasinya.

Sri mengungkapkan, para penulis di buku ini akan membahas G20 dari berbagai latar belakang peminatan dan perspektif  yang selaras dengan isu-isu yang akan dibahas pada perhelatan KTT G20  November nanti di Bali. 

Terutama, isu-isu Sherpa Track, yaitu isu di bidang bidang yang lebih luas di luar keuangan, yaitu mulai dari lingkungan, ekonomi, budaya, bahkan agama. 

Menurut Sri, tulisan-tulisan yang tertuang dalam buku ini akan dibagi ke dalam beberapa chapter. 

Hal ini untuk memudahkan dalam memilah peminatan dan isu yang  diangkat. 

Chapter-chapter tersebut, antara lain, soal Ekosistem: Merawat Bumi  Demi Masa Depan Kehidupan; Hubungan Internasional; Kesehatan; Pendidikan; Local Wisdom & Culture; Moderasi Beragam; Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  Peran Perempuan, SDM & Pemuda hingga Transformasi Digital. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Presidensi G20   Perpusnas   G20   buku   antologi   KTT G20  

Terpopuler