Sandiaga Pastikan Bakal All Out Garap Wisata Medis, Ini Alasannya

Minggu, 19 September 2021 – 00:59 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: ANTARA/HO-Kemenparekraf

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pihaknya baru menetapkan tiga kota besar di Indonesia menjadi pilot project wisata medis.

Ketiga kota tersebut adalah Surabaya, DKI Jakarta dan Medan. Ketiga kota ini terpilih sebagai pilot project didasari beberapa alasan.

BACA JUGA: Gus Halim: Pasaman Layak Jadi Pilot Project Penurunan Kemiskinan Kronis

Salah satunya, ingin memberi banyak pilihan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis, sehingga ke depan mereka tidak lagi berobat ke luar negeri.

“Kami melihat di tengah pandemi ini merupakan waktu yang tepat untuk menata ulang,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu (18/9/2021).

BACA JUGA: Pemalak Galak Sama Sopir, Ketemu Polisi Sok Melawan, Kakinya Kini Dibalut Perban

Sandiaga menjelaskan, melalui wisata medis, pemerintah ingin mendorong pelayanan industri medis di Indonesia.

Terutama di Kota Surabaya agar menjadi lebih baik lagi. Sehingga, masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan layanan kesehatan terbaik.

“Kami ingin masyarakat bisa menentukan pilihan untuk mendapatkan layanan kesehatannya di Indonesia. Tidak perlu lagi ke luar negeri. Sehingga, sekitar USD 11 miliar yang dibelanjakan wisatawan Indonesia saat berwisata medis di luar negeri bisa di-capture ketiga daerah ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) dan Menteri Kesehatan (Menkes) berencana untuk membentuk Indonesia Health Tourism Board (IHTB) untuk mengembangkan sektor wisata medis.

BACA JUGA: Mencurigakan, Mobil Innova Tak Bertuan Diperiksa Polisi, Isinya Mengejutkan

“Kami akan all out dan gencar untuk memastikan bahwa layanan kesehatan terbaik bisa dihadirkan di Surabaya, Jakarta, dan Medan. Harapannya nanti akan diikuti kota-kota lain sehingga potensi wisata medis ini bisa kita kembangkan,” katanya.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler