Sandiaga Uno sudah Gelar Rapid Test Covid-19 terhadap 2.955 Warga di Zona Merah

Rabu, 29 April 2020 – 12:45 WIB
Sandiaga Uno di Wisma Atlet menyapa masyarakat yang ikut rapid test massal. Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 telah menggelar rapid test massal di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat sejak 22 hingga 29 April.

Dalam beberapa hari pelaksanaan, sudah ada ribuan warga di zona merah mengikuti rapid test tersebut.

BACA JUGA: Khusus Warga DKI, Tunggu ya Nanti Didatangi Sandiaga Uno dengan Mobil Khusus

Ketua Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno mengatakan, sampai Selasa (28/4) kemarin, sudah 2.955 orang yang berpartisipasi dan ikut rapid test.

“Dari 2.955 orang itu, 28 di antaranya positif dan langsung dirujuk ke RS darurat covid-19 yang ada di Wisma Atlet. Kemudian untuk hari ini masih berlangsung,” kata Sandiaga kepada wartawan, Rabu (29/4).

BACA JUGA: Tajir! Banyak Konglomerat Sewa Tempat Mewah Senilai Rp 69 Miliar ini Saat Pandemi Corona

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menerangkan, 28 orang yang positifi itu berasal dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Selain menggelar rapid test massal, Sandiga juga sudah membagikan 4.000 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak covid-19 dan terus ditambah lagi.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: TNI Siap Dikerahkan, Potensi Tsunami Nontektonik, Peringatan WHO

Setelah kegiatan rapid test massal berakhir, Sandiaga bersama sukarelawannya bakal jemput bola dalam melakuan tes. Untuk tes jemput bola, bakal dilakukan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Sandiaga menerangkan, hal ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum kebagian tes dan sembako.

“Kami sudah mendata daerah yang harus kami kirim mobil tes berbasis PCR,” ujar Sandiaga.

Nantinya, mobil tes ini bakal hadir langsung ke kawasan padat penduduk dan kumuh. Tujuannya agar masyarakat bisa dites secara merata.

“Para sukarelawan juga sedang memetakan titik pembagian sembako serta masker bagi saudara yang berhak menerima dan tidak terdaftar penerima bantuan sosial dari pemerintah, tujuannya agar lebih merata,” tandas Sandiaga. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler