Saniswan Hilang di Tengah Pandemi Corona

Selasa, 14 April 2020 – 09:38 WIB
Tim SAR gabungan saat melakukan penyisiran guna mencari Saniswan (80) yang diduga hilang di area perkebunan Batulaya. Foto: ANTARA/HO-KPP Cilacap

jpnn.com, CILACAP - Di tengah pandemi Corona, seorang petani asal Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, atas nama Saniswan (80) hilang di kebun.

Hingga kini korban masih dalam pencarian yang dilakukan tim gabungan.

BACA JUGA: Pendaki Hilang di Gunung Butak Batu

"Dalam pencarian pada hari ketujuh ini, kami melakukan pemantauan di sekitar daerah tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya, Selasa (14/4).

Sesuai dengan standar operasional prosedur, kata dia, operasi pencarian dan pertolongan (operasi SAR) dilaksanakan selama tujuh hari sejak kejadian itu dilaporkan.

BACA JUGA: Imbauan Pemerintah Tak Digubris, 2 Wisatawan Bogor Hilang Tenggelam di Pantai Sukabumi

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya akan menutup operasi SAR tersebut jika korban tidak ditemukan hingga Selasa (14/4) sore.

Menurut dia, tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR tersebut juga telah menginformasikan ciri-ciri maupun pakaian yang dikenakan Saniswan sebelum dilaporkan hilang.

BACA JUGA: Pangdam Jaya Heran Melihat Tak Ada Perubahan Perilaku Masyarakat di Hari Keempat PSBB

"Kami berharap jika ada warga yang melihat seseorang dengan ciri-ciri seperti Pak Saniswan, agar segera melaporkan ke Pemerintah Desa Sunyalangu atau pihak terkait lainnya," katanya.

Saniswan yang merupakan warga Grumbul Semaya RT 04 RW 06, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, diduga hilang di area perkebunan Batulaya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Saniswan diketahui meninggalkan rumahnya pada hari Senin (6/4), sekitar pukul 13.30 WIB, untuk menuju sawah dan ladangnya yang berada di area perkebunan Batulaya.

Dua orang petani yang terdiri atas Heri, warga Grumbul Semaya RT 05 RW 06, dan Satinem, warga Grumbul Semaya RT 06 RW 06, mengaku sempat berpapasan dengan Saniswan saat mereka hendak ke ladang.

Mereka sempat menyapa Saniswan dengan menanyakan mau pergi ke mana dan dijawab jika akan ke sawah dan ladangnya.

Akan tetapi hingga hari Senin (6/4), pukul 18.30 WIB, Saniswan belum pulang ke rumah sehingga salah seorang anaknya, Mukron menanyakan keberadaan ayahnya kepada anggota keluarga yang lain.

Oleh karena tidak ada yang mengetahui keberadaan Saniswan, pihak keluarga segera mencarinya ke sawah dan ladang namun hingga pukul 21.00 WIB, petani tersebut belum ditemukan.

Uripah yang merupakan istri Saniwan pun segera melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan diteruskan ke instansi terkait lainnya yang ditindaklanjuti dengan upaya pencarian.

KPP Cilacap yang menerima informasi kejadian tersebut dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas pada Rabu (8/4) pagi segera memberangkatkan satu regu personel Basarnas KPP Cilacap menuju lokasi kejadian guna menggelar operasi pencarian dan pertolongan bersama sejumlah potensi SAR lainnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler