SAP & Coursera Luncurkan 'SAP Build' untuk Pacu Keahlian Bisnis Pengguna

Minggu, 20 November 2022 – 20:15 WIB
Chielf Techlonogy Officer dan Anggota Dewan Eksekutif SAP Juergen Mueller dalam konferensi SAP TechEd di Las Vegas, AS, Rabu (16/11). Foto: Dok SAP SE

jpnn.com, JAKARTA - SAP SE meluncurkan SAP Build dengan memanfaatkan kecanggihan SAP Business Technology Platform.

Perusahaan aplikasi perangkat lunak itu meluncurkan SAP Build dalam konferensi SAP TechEd di Las Vegas, AS, Rabu, 16 November 2022.

BACA JUGA: Lakukan Transformasi, Jasindo Fokus Pada SDM, Model Bisnis, dan Digitalisasi

SAP Build menawarkan low-code offering, yakni cara cepat mendesain dan mengembangkan aplikasi siftware dengan sedikit coding manual yang memberi akses langsung penggunanya pada akses pada end-to-end process dan data konteks yang dibutuhkan untuk membuat keputusan dan berinovasi cepat.

Chielf Techlonogy Officer dan Anggota Dewan Eksekutif SAP Juergen Mueller mengatakan SAP Build secara unik menyatukan aplikasi bisnis paling kuat di dunia dengan platform yang benar-benar dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis dengan cepat.

BACA JUGA: Rizky Billar Jawab Kabar Buka Bisnis di Jepang, Oh Ternyata

SAP Build menjadi solusi yang memberdayakan pengguna SAP dari semua tingkat keahlian untuk membuat dan menambah aplikasi perusahaan, mengotomatisasi proses, dan merancang situs bisnis dengan kesederhanaan drag-and-drop.

"Kami meluncurkan SAP Build dengan rangkaian lengkap inovasi, memulai kemitraan baru kami dengan Coursera, hingga peningkatan di seluruh portofolio perusahaan kami untuk memaksimalkan produktivitas dan mempersingkat time-to-value," ungkap Mueller.

BACA JUGA: GudangAda Tingkatkan Literasi Bisnis Digital untuk Mitra Pedagang di 49 Kota

Dia berharap agar pelanggan dapat memastikan masa depan bisnis mereka dan mengekstrak nilai maksimum dari investasi teknologi yang dilakukan.

Mueller menyebut dengan SAP Build, pegguna bisnis punya kekuatan penuh dari SAP BTP dan data aplikasi bisnis dari SAP sehingga bisa dengan mudah mengintegrasikan sistem; memantau, menganalisis, dan mengotomatisasi proses secara cerdas; dan membangun aplikasi untuk inovasi terakhir.

"Semuanya dapat dilakukan tanap memindahkan data ke sistem eksternal," katanya.

Lalu dengan SAP Signavio yang terintegrasi secara native, pengguna SAP Build juga mendapatkan visibilitas mendalam ke dalam semua proses mereka, sehingga mereka tahu ke mana harus fokus untuk mencapai dampak terbesar ketika berinovasi dan mengotomatisasi.

Lebih dari 275 ribu titik referensi proses dari 4.000 pelanggan, serta 1.300 alur kerja dan otomasi khusus kasus penggunaan, memungkinkan pengguna langsung memanfaatkan spektrum penuh keahlian bisnis yang dibangun ke dalam teknologi SAP.

SAP Build juga bekerja dengan sistem non-SAP. Dan program SAP Builders baru membantu pengguna meningkatkan dengan cepat dan terhubung dengan rekan-rekan mereka melalui sesi langsung dan forum untuk berbagi praktik terbaik.

Research Vice President Software Development IDC Amal Dayaratna menjelaskan permintaan akan solusi digital kontemporer makin besar ketimbang kemampuan pengembang profesional untuk mengerjakannya.

Berangkat dari hal tersebut, IDC membayangkan para profesional makin terlibat dalam inisiatif menciptakan solusi digital guna memecahkan masalah bisnis yang mendesak.

Dia menyebutkan di seluruh dunia, IDC mengharapkan lebih dari 100 juta profesional bisnis akan terlibat dalam produksi solusi digital selama sepuluh tahun ke depan, karena pentingnya digitalisasi terus meningkat.

"Platform pengembangan low-code SAP Build memberdayakan pengembang bisnis untuk memanfaatkan gabungan keahlian domain dan keterampilan teknologi mereka untuk secara cepat membangun dan beralih pada pengembangan solusi digital dalam skala besar,” jelas Dayaratna.

XM Advocates Lead Quatrix, Spencer Cook, mengaku perusahaannya dengan mudah membangun pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan sekaligus secara dramatis mengurangi biaya pengembangan hingga 90 persen dengan SAP Build.

Quatrics adalah sebuah perusahaan terkemuka di bidang pengelolaan pengalaman.

“Pakar bisnis kami dapat dengan cepat membangun aplikasi untuk meningkatkan program referensi pelanggan kami yang akan melontarkan kepuasan pelanggan," ungkap Spencer Cook.

SAP Dukung Perkembangan Developer Pemula

SAP terus mencermati setiap perusahaan kini bertransformasi menjadi perusahaan teknologi, sehingga berkomitmen meningkatkan keterampilan 2 juta developer di seluruh dunia pada 2025.

SAP melipatgandakan penawaran pembelajaran gratis di situs SAP Learning dengan bermitra dengan platform pembelajaran Coursera.

Kolaborasi tersebut bertujuan membantu setiap individu membangun karier dalam ekosistem SAP dan memberdayakan pangsa yang kurang terlayani dalam teknologi.

CEO Cousera Jeff Maggioncalda mengatakan, dengan kemitraan tersebut, SAP meluncurkan Sertifikat Profesional tingkat pemula di Coursera.

Sertifikat dirancang untuk pelajar dari semua latar belakang, tanpa memerlukan tanpa memerlukan gelar sarjana atau pengalaman industri.

Hal itu akan mempersiapkan pelajar untuk peran pekerja tingkat pemula dan di beberapa bidang yang paling banyak diminati.

"Kami merasa terhormat bisa bermitra dengan SAP untuk meningkatkan akses ke keterampilan terkait pekerjaan dan untuk memperluas peluang ekonomi bagi semua orang,” jelas Maggioncalda.(mcr10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dukung Perubahan Iklim, Pertamina Lakukan Dekarbonisasi Bisnis


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
SAP   Ekonomi   SAP SE   SAP Build   Bisnis   Cousera   teknologi  

Terpopuler