Satgas Covid-19 Sebut Penurunan Kasus Corona Tergantung Kedisiplinan Bersama

Selasa, 06 Oktober 2020 – 17:25 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto dok Satgas Covid-19

jpnn.com, JAKARTA - Juri Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan seluruh pihak harus bekerja sama untuk menanggulangi penyebaran virus Corona di Indonesia.

Wiku menerangkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan daerah untuk penanganan Covid-19, baik di tingkat provinsi, kabupaten atau kota.

"Indonesia adalah negara yang besar dengan karakteristik daerah yang berbeda-beda. Penanganan Covid-19 tidak bisa hanya dilihat dalam lingkup nasional, tetapi harus dilihat hingga kabupaten dan kota," kata Wiku dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (6/10).

BACA JUGA: Info dari Satgas Covid-19: Jumlah Pasien Sembuh Lampaui Kasus Baru

Wiku melanjutkan, pihaknya selalu menyampaikan perkembangan daerah berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan di daerah.

Termasuk memberikan dorongan agar daerah melakukan penanganan terkait Covid-19.

"Penanganan Covid-19 di provinsi dan kabupaten, kota itu bervariasi. Jika terus didukung dan ditekan ke arah yang lebih baik, dapat menjadi kekuatan nasional untuk terus meningkatkan penanganan Covid-19 dan mampu bersaing di tingkat global dalam pencapaian penanganan kasus yang baik," kata dia. 

BACA JUGA: Pakai Masker yang Tiga Lapis, Kalau Satu Perlindungannya Kurang

Wiku lalu memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia per Selasa (6/10).

Penambahanan kasus hari ini mencapai 4.056. Dan jumlah kasus aktifnya ialah 63.365 atau 20,4 persen dibanding kasus aktif dunia 21,8 persen.

BACA JUGA: Padi Reborn Rilis Lagu Ingat Pesan Ibu

"Jadi sedikit di bawah dunia. Kemudian jumlah kasus sembuhnya adalah 23.6437 atau 76 persen di mana kasus sembuh dunia adalah 75,2 persen. Jadi Indonesia sudah bisa sedikit lebih tinggi dari angka dunia," jelas dia.

Sementara untuk kasus meninggal kumulatif adalah 11.374 atau 3,7 persen, di mana kasus meninggal dunia 2,92 persen.

"Penting untuk dicatat bahwa kasus terkonfirmasi Covid-19 telah mencapai 300 ribu kasus. Angka ini adalah angka yang sangat besar dan juga memperlihatkan bahwa penularan masih terus terjadi. Penularan ini disebabkan masih ada dari kita yang abai mematuhi protokol kesehatan. Jika masih ada yang terus saja abai, maka angka ini akan terus meningkat," kata Wiku. 

Dia memintas semua pihak harus berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Naik atau turunnya kasus positif Covid-19 itu ditentukan oleh kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.

"Selalu pakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak di tempat umum minimal satu meter, dan menghindari kerumunan, serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau membawa hand sanitazer ke mana pun harus menjadi kebiasaan baru, yang dengan disiplin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Wiku. (tan/jpnn)


Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler