Satgas Nataru Diaktifkan Lagi, Ikhtiar Pertamina Patra Niaga Jamin Kelancaran Distribusi Energi

Minggu, 17 Desember 2023 – 07:45 WIB
Pertamina Patra Niaga kembali mengaktifkan Satgas Nataru sebagai ikhtiar menjamin kelancaran distribusi energi sepanjang libur Natal dan Tahun Baru. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga kembali menyiapkan Tim Satuan Tugas Natal & Tahun Baru (Satgas Nataru).

Peran Tim Satgas Nataru menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

BACA JUGA: Pertamina Jamin Pasokan BBM & LPG Menjelang Libur Nataru Tetap Aman

Sebab, menurut prediksi, pergerakan masyarakat di masa kali ini meningkat 43 persen dibandingkan tahun lalu.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Santoso menyampaikan hal tersebut saat pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Nataru 2023/2024, Jumat (15/12)

BACA JUGA: Menko PMK Sebut 107,63 Juta Orang Bakal Liburan pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

“Tim Satgas Pertamina Patra Niaga aktif mulai 15 Desember hingga 7 Januari 2024 menjadi tulang punggung kelancaran distribusi energi dan akan berupaya ekstra dalam memastikan seluruh kebutuhan BBM, LPG, dan Avtur masyarakat terpenuhi dengan baik,” kata Harsono Budi dalam keterangannya, Minggu (17/12).

Dia menyampaikan secara rata-rata diproyeksikan akan terjadi peningkatan konsumsi pada produk gasoline atau bensin sebesar +4 persen.

BACA JUGA: Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan Tidak Ada Tilang Manual saat Natal dan Tahun Baru

Kemudian LPG rumah tangga, baik subsidi 3 Kg maupun non-subsidi diperkirakan akan meningkat sekitar +3 persen, serta kebutuhan Avtur dengan prediksi meningkat +6 persen.

Peningkatan ini dibandingkan dengan rata-rata penyaluran pada Oktober 2023.

Untuk gasoil atau diesel, seperti pada tren sebelumnya akan mengalami penurunan, proyeksinya sekitar -3.6 persen, begitu pula dengan BBM industri prediksinya turun hingga -9 persen.

Untuk memastikan pemenuhan atas proyeksi peningkatan konsumsi tersebut, kata Harsono Budi, Pertamina Patra Niaga memastikan kehandalan terminal, build up stock di SPBU dan SPBE di jalur utama dan jalur alternatif serta SPBU Kantong di beberapa titik.

"Tambahan mobil tanki dan awaknya serta prioritiasi menggeser mobil tangki ke jalur mudik utama,” imbuhnya.

Persiapan awal yang dilakukan adalah memastikan stok aman.

Ketahanan stok saat ini untuk solar di angka 17 hari, Pertalite 19 hari, seluruh BBM non-subsidi di angka 38 – 76 hari, LPG 17 hari, dan Avtur 26 hari.

Di seluruh lembaga penyalur, baik SPBU dan agen LPG, stok juga ditambah 2-3 hari dari normal untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat.

Setelah stok aman, Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan 115 terminal BBM, 30 terminal LPG, lebih dari 7.400 SPBU, 667 SPBE, 4.972 agen LPG, dan 71 DPPU.

Layanan energi tambahan juga disiapkan, antara lain lebih dari 1.500 SPBU Siaga dan 4.700 Outlet LPG Siaga 24 jam, 48 Kiosk Pertamina Siaga, 185 motoris, 202 mobil tangki standby, dan 19 Rumah Pertamina Siaga.

“Layanan tambahan ini akan kami tempatkan di jalur lintas utama, jalur tol, jalur rawan kemacetan atau bencana, dan lokasi wisata. Koordinasi penuh juga terus kami lakukan dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, BPH Migas, Kepolisian, TNI, Jasa Marga, Telkom, dan perbankan,” terang Harsono Budi.

Tidak lupa, Harsono Budi menambahkan Pertamina Patra Niaga akan berbagi keceriaan dengan masyarakat serta mempersiapkan loyalty program bagi pelanggan setia produk-produk berkualitas Pertamina.

Pertamina Patra Niaga akan berbagi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

"Untuk pelanggan setia, berbagai promo juga akan disiapkan dan bisa masyarakat lihat di aplikasi MyPertamina dan sosial media @mypertamina," pungkas Harsono Budi.

Jika memerlukan informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.

Sebagai informasi, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali ditunjuk sebagai Koordinator Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dalam Rangka Koordinasi Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian BBM, Gas, Listrik serta Antisipasi Kebencanaan Geologi untuk Mengamankan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Dalam pelaksaan tugasnya, Posko Nasional didukung oleh unit-unit dan instansi terkait, baik internal dan eksternal.

Kepala BPH Migas selaku Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati menjelaskan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dipastikan aman menjelang Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

“Kondisi ketahanan stok BBM dan LPG aman. BPH Migas mengharapkan agar semua pihak bersinergi agar pelaksanaan posko berjalan dengan lancar," kata Erika.

Erika mengatakan sinergitas ini tentu saja bukan hanya internal anggota Posko, tetapi juga sinergitas dengan stakeholder lainnya, seperti Korlantas POLRI, Kementerian Perhubungan, baik Perhubungan Darat, Laut dan Udara, Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jasa Marga, terkait dengan kesiapan jalur tol dan fasilitas rest area di ruas tol.

"Kemudian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika,” imbuh Erika. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler