SBY: Tidak Ada Niat Recoki Presiden yang Baru

Rabu, 27 Agustus 2014 – 20:07 WIB

jpnn.com - DILI - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menampik tudingan sejumlah pihak yang menyebutnya ingin ikut campur di pemerintahan baru Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Presiden mengaku ia justru ingin membantu capres terpilih di masa transisi pemerintahan tersebut.

"Saya dengar ada yang bersuara Pak SBY jangan ngerecoki Jokowi, SBY jangan ganggu Jokowi. Saya pikir ini aneh. Saya punya niat baik untuk bantu agar lancar transisi nanti dan presiden baru bisa melaksanakan tugas setelah pengemban tugas sebagai presiden. Tidak ada niatan SBY untuk recokin presiden kita yang baru," tegas Presiden di sela kunjungan kenegaraannya di Dili, Timor Leste, Rabu, (27/8).

BACA JUGA: Mendagri Usul Calon Wakil Kada Bisa Dari Partai

Jokowi pun, kata Presiden, sadar betul tak ada niatan tersebut dari pemerintahan yang lama. Oleh karena itulah, keduanya akan menjalin pertemuan malam ini demi membahas masalah transisi pemerintahan.

"Oleh karena itu, pertemuan nanti, saya akan lebih banyak mendengar. Apa yang ingin disampaikan Pak Jokowi, apa yang akan ditanyakan beliau tentang seluk beluk kehidupan bernegara, kerja sama internasional," sambung Presiden.

BACA JUGA: Sepuluh Instansi Pusat Tunggu Giliran Buka Pendaftaran

Presiden menyatakan Jokowi perlu tahu mengetahui kebijakan luar negeri yang berjalan selama ini. Termasuk peran Indonesia di sejumlah forum internasional. Meski inisiatif pertemuan berasal darinya, Presiden mengaku tidak ingin memaksakan kehendak.

"Kalau Pak Jokowi sudah menganggap cukup tim beliau juga sudah menguasai ya tentu tidak perlu saya sampaikan nanti malam dikira saya nanti terlalu banyak bicara dengan beliau," tandas Presiden. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Kaltara Siap Buka Pendaftaran CPNS

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pendaftar CPNS via Online Sudah Tembus 150 Ribu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler