Sebar Foto Warga Asing Terduga Pembunuh Polisi

Sabtu, 20 Agustus 2016 – 04:06 WIB
Polisi memasang foto DPO terduga pelaku pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa di beberapa titik di Denpasar kemarin. Salah satunya di kawasan Jalan Gunung Indrakila, Monang Maning. Foto Radar Bali/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com DENPASAR - Kepolisian Daerah (Polda) Bali kini punya pekerjaan rumah. Salah seorang personelnya dinyatakan tewas dan diduga menjadi korban pembunuhan.

Korban tersebut diidentifikasi bernama Aipda I Wayan Sudarsa, 53, anggota polisi lalu lintas (polantas) Polsek Kuta. Dia  ditemukan tewas di Pantai Kuta, Rabu (17/8) lalu.

BACA JUGA: Mabes Polri Naikkan Kelas Polda Kepri Jadi Tipe A

Informasi yang dihimpun Radar Bali (Jawa Pos Group), pihak kepolisian menyebar dua foto warga negara asing. Pada selebaran itu tercantum foto, lengkap dengan namanya.

Yakni Thomas Schon, dan Sara Connor. Tercantum juga bahwa mereka adalah DPO (daftar pencarian orang) Polsek Kuta, Polresta Denpasar, dan dilengkapi nomor telephone Polsek Kuta, Polresta Denpasar, dan Polsek Denpasar Barat.

BACA JUGA: Hotel Di Pulau Samosir Murah Banget Nih, Mau?

Dari foto yang menyebar, keduanya diduga seorang laki-laki, dan satunya lagi perempuan. Selain menyebar foto DPO, pihak kepolisian juga dikabarkan menyisir beberapa hotel atau penginapan yang diduga menjadi persembunyian DPO. Termasuk mencurigai keterlibatan warga lokal.

Hanya saja, belum ada penjelasan gamblang dari pihak kepolisian terkait foto DPO itu.

BACA JUGA: Lima Kepala Daerah Bakal Bertarung di Musda Golkar Sumut

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol AA Made Sudana sebatas membenarkan bahwa foto warga negara asing itu disebar kaitannya dengan kasus pembunuhan anggota polisi asal Jimbaran, Badung itu.

Itu terduga pelaku? Dengan alasan masih pengembangan, Sudana enggan menjelaskan lebih rinci. Asal dua orang itu juga enggan dibeber.

Pihaknya menegaskan bahwa Polda Bali masih berupaya mengungkap pembunuh anggota Polri itu.

Yang jelas, pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Imigrasi. Namun, informasi lain menyebutkan bahwa kedua orang itu sudah tak berada di Bali.

“Biarkan kami bekerja dulu, jauh berpikir terlalu jauh,” pintanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bali, Kamis (18/8).

Meski enggan membuka identitas lengkap DPO itu, mantan Kapolresta Denpasar ini mengakui bahwa foto DPO didapat setelah melakukan pemeriksa saksi.

Hingga kemarin, sudah ada enam orang saksi diperiksa. Para saksi ini, sebatas mereka yang berada di sekitar lokasi penemuan mayat. Tidak ada warga negara asing yang diperiksa. (wan/mus)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TNI Hajar Warga, Anak Buah Prabowo Curigai Pengusaha


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler