Sebelum Bunuh Diri, Unggah Foto Bersama Pria di FB

Senin, 29 Januari 2018 – 00:54 WIB
Jasad Jannah, perempuan 15 tahun yang ditemukan tergantung di belakang rumah, dibawa ke RSUD AW Sjahranie Samarinda untuk divisum kemarin. Foto: POLSEK SUNGAI PINANG FOR Kaltim Post

jpnn.com, SAMARINDA - Rafli langsung kaget melihat Jannah, 15, tetangganya, sudah tergantung di belakang rumah tempat tinggalnya, Minggu (28/1).

Gagang sapu yang dia pegang di tangan kanan dilempar ke lantai. Pria 17 tahun itu bergegas memberikan kabar duka kepada orang-orang.

BACA JUGA: Istri Tewas Bersimbah Darah, Sang Suami Ditemukan Tergantung

Sontak, warga di Jalan Gerilya, Gang Sepakat 7, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kaltim, mendadak ramai setelah mendengar kabar tersebut.

Rafli menyebut, sebelum melihat Jannah dengan posisi menjuntai, dirinya sedang membersihkan halaman belakang rumahnya.

BACA JUGA: Pernah Ribut dengan Ibu, Anak Pilih Gantung Diri

Nah, kebetulan, jarak antara rumahnya dan kediaman korban berdekatan. “Saya lihat sepintas, langsung lari teriak kasih tahu orangtuanya,” sebut Rafli.

Sunanti (47), ibu tiri korban, kaget mendengar kabar tersebut. Kakinya lemas. Begitupun Suprapto (47) yang melihat tubuh anak kandungnya sudah tak bernyawa dengan mengeluarkan darah segar dari hidung.

BACA JUGA: Syarat Nikah Belum Lengkap, Duda Pilih Bunuh Diri

“Ya Allah, Nak..,” seru Sunanti sembari meneteskan air mata. Meski bukan lahir dari rahimnya, Jannah yang ditinggal ibu kandungnya sejak umur 4 tahun itu telah dianggap Sunanti sebagai anak kandungnya.

Perempuan paruh baya itu juga tak mengetahui pasti mengapa Jannah nekat bunuh diri.

Tubuh Jannah ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita. Beberapa jam sebelum ditemukan menggantung di pohon menggunakan kain, Sunanti masih melihat Jannah masuk ke kamar.

“Sekitar pukul 08.30 Wita dan dia (Jannah) orangnya memang pemalu,” tuturnya.

Sekitar pukul 09.00 Wita, korban sempat mengunggah foto dengan seorang laki-laki berperawakan kurus dan berkulit sawo matang di media sosial (Facebook). Foto tersebut diambil di tepi jalan tak jauh dari rumahnya.

Lanjut Sunanti, Jannah memang jarang berkumpul dengan keluarga. Sehari sebelumnya, Sunanti melihat wajah remaja perempuan yang terakhir mengenakan baju kuning dan celana jins pendek itu murung.

“Dia itu diperbolehkan pacaran. Kalau temannya ingin datang ke rumah juga tidak masalah,” sambungnya.

Jasad Jannah sempat dibawa ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, dari keterangan Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ervin Suryatna, sejauh ini belum ada terlihat tanda-tanda bekas penganiayaan.

“Tunggu pemeriksaan selesai dan waktunya tidak bisa cepat,” singkatnya. (*/dra/iza/k8)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Minum Cairan Pembersih Lantai Lantaran Hubungan tak Direstui


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler