Sebelum Meninggal, Mamiek Mengeluh Sakit Perut

Senin, 04 Agustus 2014 – 05:08 WIB
Sebelum Meninggal, Mamiek Mengeluh Sakit Perut. Getty Images

jpnn.com, SOLO - Dunia komedi tanah air kehilangan salah seorang anggotanya. Pelawak Mamiek Prakoso atau dikenal pula sebagai Mamiek Podang meninggal di RS Brayat Minulyo, Solo, Minggu (3/8).

Adik Mamiek, Eko Gudel, menjelaskan, sebelum meninggal, kakaknya mengeluh sakit perut sejak malam Lebaran pertama. ’’Lebaran hari kedua juga mengeluh sakit lagi,’’ terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (3/8).

BACA JUGA: Mamiek Prakoso Dikenal sebagai Pelawak yang Sopan

Eko menambahkan, awalnya Mamiek dibawa ke rumah sakit di Kabupaten Sragen. Kemudian, dia dirujuk ke RS Brayat Minulyo, Solo. Mamiek masuk rumah sakit pada Sabtu pukul 15.00.

Pada Sabtu malam (2/8), lanjut Eko, Mamiek telah terlihat segar dan bisa bercanda. Bahkan, dia meminta pindah dari ICU ke bangsal. ’’Sudah sehat, orang sudah sempat bercanda,’’ papar Eko.

BACA JUGA: Mamiek Prakoso Dimakamkan di Ngawi

Eko belum bisa menjelaskan penyebab penyakit yang diderita kakaknya tersebut. Alasannya, soal penyakit diserahkan kepada dokter yang merawat. ’’Saya tidak bisa menjelaskan. Yang jelas, dia mengeluh sakit perut,’’ tuturnya.

Eko mendapat kabar bahwa Mamiek kritis pada pukul 13.52 dan dinyatakan meninggal pukul 14.30. Eko menyatakan bahwa jenazah Mamiek akan dikebumikan di Sidowayah, Kabupaten Ngawi, Jatim.

Staf Humas RS Brayat Minulyo Solo Titik membenarkan bahwa Mamiek dirawat di rumah sakit tersebut. Dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai penyakit Mamiek.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Solo, beberapa tokoh hiburan langsung datang ke RS Brayat Minulyo. Misalnya, Gogon, Nunung, sejumlah seniman lokal, serta mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani.

Gogon datang pukul 16.37 dengan mengenakan kaus panjang berwarna hijau. Wajahnya terlihat sendu ketika Gogon mendekati mobil jenazah nopol AD 8781 AE yang akan membawa jenazah Mamiek menuju Ngawi.

Saat datang, tidak banyak kata-kata yang diucapkan Gogon. Selama ini dia melihat bahwa Mamiek sehat. ’’Saya pikir malah nggak punya penyakit apa-apa,’’ ujar pelawak bernama asli Margono tersebut.

Gogon terakhir bertemu dengan Mamiek saat datang ke hajatan salah seorang teman Mamiek sebulan lalu. Mereka berdua masih ngobrol akrab dan bercanda. Sama sekali tidak ada tanda-tanda jika Mamiek sakit. Menurut Gogon, sahabatnya itu tidak pernah terlihat sakit, bahkan sejak dirinya mengenal Mamiek saat masih kecil.

Nunung juga tampak sangat berduka. Artis Opera van Java (OVJ) tersebut melayat dengan mengenakan baju hitam. Dia datang tepat ketika mobil jenazah bakal diberangkatkan. ’’Kosik mbak Nunung datang (sebentar, Mbak Nunung datang),’’ ucap seorang kerabat.

Setelah mendengar seruan itu, pengemudi menghentikan kendaraan. Tangis Nunung pecah saat dirinya berada di dekat peti jenazah. Setelah mobil jenazah melanjutkan perjalanan, beberapa orang memapah Nunung memasuki rumah sakit.

Ucapan belasungkawa disampaikan pelawak Yati Pesek. Ketika dihubungi Jawa Pos, dia menuturkan bahwa Mamiek adalah orang yang sangat sopan, baik, dan cerdas. Yati beberapa kali dibantu Mamiek dalam pementasan Limbuk Cangik.

’’Kalau sama saya, dia nggak suka ngelucu karena dia menghormati. Anaknya sopan sekali. Menurut saya, dia baik. Sama sekali nggak ada kesan jelek kalau mengenal Mamiek,’’ terangnya. (yan/din/yas/c14/nda)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler