SEDIH... Orangutan Ini Merasa Sendiri di Tengah Tatapan Pengunjung Kebun Binatang

Kamis, 03 September 2015 – 05:01 WIB
Pengunjung melihat Orangutan Sumatra di Kebun Binatang Moscow pada 22 Agustus lalu. Foto: Reuters

jpnn.com - RUSIA - Sebuah gambar mengejutkan menunjukkan sejumah pengunjung kebun binatang lengkap dengan kamera di tangan, berdiri di balik sebuah panel kaca. Seluruh pengunjung menatap dan geli dengan sikap orangutan yang duduk di balik panel itu.

Meski banyak senyum tersungging di mulut para pengunjung, namun orangutan tersebut tidak merasa seperti itu. Malah, orangutan asal Sumatera itu duduk sambil mendekap kakinya duduk di atas sebuah batu. Ia tampak menyendiri dan berusaha melindungi dirinya sendiri.

BACA JUGA: Delapan Tewas Termasuk Dua Anak-anak dalam Kebakaran di Paris

Pemandangan itu boleh jadi membuat para pengunjung Kebun Binatang Moskow senang. Namun hal tersebut tidak membahagiakan orangutan itu.

Cris Draper dari organisasi perlindungan binatang Born Free Foundation di Inggris mengungkapkan gambar tersebut menunjukkan hal sebuah kontras antara pengunjung kebun binatang dan orangutan. "Sebuah momen yang menarik dan lucu bagi para pengunjung namun orangutan itu akan terkurung sepanjang hidupnya," ujar dia seperti dilansir dari laman New York Post.

BACA JUGA: HEBOH... Netizen Kagum PM Inggris Naik Pesawat Ekonomi

Di alam liar, orangutan Sumatera tinggal di pohon dan jarang turun ke tanah, Namun, hal tersebut tidak mungkin ia temukan di dalam kandang di mana mereka tidak memiliki tempat bersembunyi dari pengamatan manusia.

"Di kebun binatang orang-orang berdatangan dan arus pengungjung itu terus terlihat oleh orangutan yang akan mempengaruhi kemampuan otak dan emosinya," kata Draper.

BACA JUGA: Bom Bangkok: Sidik Jari di Bahan Peledak Cocok dengan Tersangka

Hak-hak orangutan yang berada di dalam kandang menjadi pembicaraan kalangan pecinta binatang menyusul adanya keputusan hukum pertama di dunia yang menyangkut hak-hak orangutan di terbitkan pengadilan Argentina yang menyatakan bahwa seekor orangutan bernama Sandra harus mendapatkan kesamaan hak seperti manusia.

Pengadilan menemukan fakta bahwa Sandra mendapat perlakuan tidak adil selama berada di Kebun Binatang Buenos Aires, dimana dia berada di sana selama 20 tahun. Kelompok pembela hak binatang berharap langkah hukum tersebut tetap berjalan agar bisa membebaskan Sandra dari kebun binatang tersebut.(ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Wajah Tersangka Kedua Serangan Bom Bangkok yang Ditangkap


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler