Sekjen Anwar Pimpin G20 EWG Keempat, Tuntaskan Bahas Deklarasi Menteri Ketenagakerjaan

Rabu, 20 Juli 2022 – 22:49 WIB
Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi. Foto: dok Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA -
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi kembali memimpin pertemuan keempat Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan atau The 4th Employment Working Group (EWG) G20 Meeting secara virtual di Jakarta, Rabu (20/7).

Selaku Presidensi G20 2022, Anwar mengatakan EWG IV yang berlangsung pada 20-21 Juli ini akan melanjutkan sekaligus menyelesaikan pembahasan draf Deklarasi Menteri Ketenagakerjaan/Perburuhan pada pertemuan EWG III yang telah dilaksanakan pertengan Juni lalu.

BACA JUGA: Kemnaker Pastikan Koperasi TKBM Tidak Dihapus Terkait Pemberlakuan NLE di Pelabuhan

"Diharapkan pada pertemuan keempat ini dapat menyelesaikan output yang konkret terkait isu pasar kerja inklusif dan afirmasi pekerjaan yang layak bagi penyandang disabilitas," kata Sekjen Anwar di sela-sela pertemuan G20 EWG.

Pertemuan G20 EWG keempat juga diharapkan dapat menyelesaikan mengenai isu pengembangan kapasitas SDM untuk pertumbuhan produktivitas yang berkelanjutan maupun isu pelindungan sosial ketenagakerjaan dalam dunia kerja yang baru.

BACA JUGA: Menaker Ida Fauziyah: Kemnaker Terus Matangkan Skema Jaminan Pensiun Bagi Pekerja

"Termasuk masalah K3," sebutnya.

Di hari pertama WG IV, Anwar Sanusi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta sidang karena sidang berjalan lancar dan dinamis.

BACA JUGA: Kemnaker Ungkap 5 Strategi Sistem Informasi Pasar Kerja, Salah Satunya Memperkuat Kadin

"Kami tadi semua sepakat mengusung deklarasi yang nantinya semua negara mendapatkan manfaat dari deklarasi tersebut," bebernya.

Sekjen Anwar menyebutkan ada annex atau dokumen tambahan yang akan melengkapi deklarasi Menteri Ketenagakerjaan/Perburuhan anggota G20.

Dia berharap seluruh dokumen sudah lengkap sebelum pertemuan Menteri-Menteri Ketenagakerjaan/Perburuhan G20 di Bali pada 12-14 September mendatang.

Pertemuan EWG IV ini dihadiri negara-negara anggota G20, undangan tetap negara pengamat G20, organisasi Internasional seperti ILO dan OECD. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler