Sekjen PDIP: KIH Tak Sodorkan Nama-Nama Menteri Kepada Jokowi

Kamis, 13 Agustus 2015 – 13:44 WIB
Presiden Joko Widodo. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, Koalisi Indonesia Hebat (KIH) tidak menyodorkan nama-nama menteri kepada Presiden Joko Widodo terkait perombakan kabinet. Namun, partai pendukung hanya menyampaikan kriteria.

"Kami tidak pernah sebutkan nama menteri-menteri yang direshuffle. Kami hanya menyampaikan kriteria tokoh," kata Hasto di rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Rabu (12/8).

BACA JUGA: Wiranto Merasa Sreg dengan Menteri Baru Pilihan Jokowi

Menurut Hasto, tokoh-tokoh yang ditunjuk untuk mengisi posisi menteri harus bisa meningkatkan kinerja pemerintah. Selain itu, ia mengatakan, tokoh-tokoh itu juga harus bisa membangun relasi yang lebih baik dengan DPR.

"Sejak awal sikap politik kami (KIH) adalah reshuffle ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan untu merespon harapan rakyat," ujar Hasto.

BACA JUGA: Antara Mega, Telur Asin dan Keistimewaan Angka 2

Ia ‎pun berharap perombakan kabinet bisa berpengaruh terhadap program-program di bidang perekonomian. "Program-program di bidang perekonomian betul-betul dapat dijalankan sesuai dengan konsepsi Indonesia, berdiri sendiri di bidang ekonomi," tandas Hasto.

Seperti diberitakan, Presiden Joko Widodo melantik ‎5 menteri dan 1 pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Rabu (12/8).  

BACA JUGA: Ini Kata Ketua DPR soal Reshuffle Kabinet

Jokowi melantik Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian, Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Polhuman, Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman, Sofyan Djalil sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas, dan Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan. Selain itu, Jokowi juga mengangkat Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet. (gil/jpnn)‎

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Digeledah, Sudah Siap Potong kok gak Digorok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler