Sekolah Berkuda & Memanah Hadir di Bogor, Dorong Siswa Lebih Berprestasi 

Senin, 05 Februari 2024 – 00:30 WIB
Sekolah berkuda dan memanah hadir di Bogor, mendorong siswa lebih berprestasi. Foto dok. Yayasan Misbahus Sunnah Gemilang

jpnn.com, BOGOR - Yayasan Misbahus Sunnah Gemilang melebarkan sayapnya di bidang pendidikan melalui pembukaan Sekolah Berkuda Diponegoro Stable.

Hal yang membedakan adalah sekolah itu ada di lokasi strategis, mudah dijangkau anak didik.

BACA JUGA: Gemilang Expo Tawarkan Sekolah Berkuda hingga Program Rumah Tanpa DP

"Ini upaya untuk menggali potensi anak-anak melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan," kata pelatih Diponegoro Stable, Nurmadi Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/2).

Hadirnya sekolah berkuda merupakan hal yang patut disyukuri karena tidak semua tempat memiliki sekolah berkuda.

BACA JUGA: Pak Gubernur Pengin Ada Sekolah Berkuda di Provinsinya

Sekolah itu juga dipadukan dengan olahraga memanah.

Nurmadi mengatakan ini berkah karena di tempat lain kerap mencari berlatih berkuda.

BACA JUGA: Lewat Pelatihan Memanah, Sukarelawan Srikandi Sumsel Kenalkan Ganjar Pranowo

"Ini sesuatu yang mahal, tetapi sekarang sudah tersedia, sekaligus dengan olahraga memanah,” sebutnya.

Diponegoro Stable berlokasi di di Komplek Perumahan Green View Residence, Kota Bogor.

Dalam kawasan itu juga terdapat lapangan panahan, playground, Darul Qur’an, dan sekaligus masjid.

“Kenapa harus menyukai memanah dan berkuda, karena ini adalah perintah dari Allah langsung dari Al-Qur’an keduanya adalah olahraga yang dicintai Rasulullah SAW,” ucapnya.

Selain itu, anak-anak yang mengikuti sekolah ini akan mendapatkan pelajaran sejarah tentang islam dan memanah terlebih dahulu. 

Mereka, lanjutnya akan mempelajari teknik kecepatan, kekuatan, akurasi, dan mawas diri.

Dia menjelaskan ada tiga tahapan dalam belajar panahan.

Pertama adalah sabar, di mana anak akan dilatih untuk menjadi sniper.

Kemudian, insting yang mementingkan kecepatan, terakhir adalah gabungan keduanya dengan memanah sambil berkuda.

“Itu tingkat kesempurnaan ahli dalam memanah. Itu seperti selebritas di zaman Rasulullah,” imbuhnya.

Anak yang mempelajari olahraga memanah cenderung tumbuh cerdas dibanding teman seusianya.

Prospek untuk menjadi atlet juga terbuka luas, karena pihaknya telah tergabung dalam Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dan Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi).

“Adik-adik bisa ikut lomba, setiap minggu kita adakan lomba. Nanti disalurkan ke tingkat nasional,” tutupnya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nelayan yang Hilang Saat Memanah Ikan di Perairan Buton Tengah Ditemukan Meninggal


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler