Sekolah Rusak Berat Dibantu Rp85 Juta

Sabtu, 10 Maret 2012 – 19:31 WIB

BREBES--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan bantuan rehabilitasi 179 ruang kelas dari jumlah total 805 ruang kelas  rusak berat yang tersebar di beberapa sekolah SD dan SMP di Brebes, Jawa Tengah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) , Mohammad Nuh, menjelaskan bantuan rehabilitasi ini sesuai dengan program rehabilitasi sekolah di seluruh Indonesia yang mulai dicanangkan sejak Oktober 2011 lalu.

Terkait program ini, Nuh turut melakukan kunjungan ke SD Negeri Margadadi 02, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah yang mana merupakan salah satu sekolah penerima bantuan rehabilitasi sekolah.

"Ada tiga ruang kelas yang keadaannya rusak berat. Biaya yang kita berikan untuk sekolah ini sebesar Rp 250 jutaan, karena masing-masing kelas diasumsikan menyerap biaya sebesar Rp 85 jutaan," terang Nuh kepada wartawan di sela kunjungannya ke SD Negeri Margadadi 02, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (10/3).

Dijelaskan, sekolah tersebut pertama kali dibangun tahun 1978. Sehingga, tak heran jika kondisinya sangat memprihatinkan. "Itu sudah hampir 35 tahun. Ya makanya harus diperbaiki. Sekarang itu tidak rubuh saja sudah lumayan beruntung. Sebelum rubuh, maka kita harus cepat perbaiki," tukasnya.

Mantan Rektor ITS ini mengatakan, kunjungannya ke SD tersebut juga memiliki tujuan. Yakni, mengecek data yang dikumpulkan oleh dinas pendidikan setempat mengenai sekolah rusak, serta  memberikan motivasi bagu para peserta didik dan guru.

"Ini yang kami tugaskan kepada direktur-direktur di pendidikan dasar dan juga dinas pendidikan  untuk melakukan verifikasi fisik. Minggu depan dana rehabilitasi ini sudah cair masuk ke rekening sekolah. Ditargetkan bulan Juli sudah selesa," tegasnya.

Dalam hal ini, lanjut Nuh, yang terpenting adalah Kepala Sekolah harus bisa mengajak partisipasi masyarakat sehingga seluruh masyarakat dapat punya jiwa ownership. "Yang penting tidak boeh saling menyalahkan. Saya menghimbau kepada Bupati Brebes  untuk bisa mencairkan bantuan," tandasnya.

Mengenai  Bantuan Siswa Miskin (BSM)/Subsidi Siswa Miskin (SSM), Nuh memaparkan bahwa tahun 2012 ini ada sekitar 9 juta siswa miskin yang harus dibantu untuk melanjutkan sekolah. Untuk di Brebes sendiri, ada sekitar 3000 anak miskin yang menerima BSM.

"Tapi menurut saya itu masih kurang. Brebes harus tambah 6000 anak miskin sehingga tidak ada lagi anak di Brebes yang tidak sekolah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Angkatno menyebutkan, tahun ini ada sekitar 805 ruang kelas yang kondisinya rusak berat di Brebes. Dengan adanya bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat terhadap 179 ruang kelas, maka sisanya akan diselesaikan dengan menggunakan dana dari pemerintah daerah. "Kami menargetkan tahun ini ruang kelas rusak di Brebes harus tuntas," tutur Angkatno. (cha/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Unas Berbeda Tiap Provinsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler