Selama Perpanjangan Pendaftaran 2 Hari, Pendaftar PPPK di Daerah Ini Bertambah 341

Kamis, 12 Oktober 2023 – 15:58 WIB
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Hj Baiq Asnayati. (ANTARA/Nirkomala)

jpnn.com - MATARAM - Jumlah pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2023 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, bertambah 341 orang selama dua hari perpanjangan pendaftaran. 

"Dengan demikian, total pelamar PPPK 2023 di Kota Mataram menjadi 1.590 orang dari sebelumnya 1.249," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Asnayati di Mataram, Kamis (12/10).

BACA JUGA: BKN: 2.409.882 Peserta CPNS 2023 & PPPK Sudah Bisa Cetak Kartu Pendaftaran

Hal tersebut disampaikan setelah penutupan perpanjangan pendaftaran penerimaan PPPK 2023 Kota Mataram, Rabu (11/10) pukul 00.00 WITA.

Menurut dia, 1.590 pendaftar PPPK itu terdiri atas formasi tenaga guru 601, tenaga kesehatan 636 dan tenaga teknis 260.

BACA JUGA: Jumlah Pendaftar CPNS 2023 dan PPPK, Ini Data Terbaru dari BKN

Dia mengatakan jumlah pendaftar itu jauh melampaui kuota formasi PPPK 2023 Kota Mataram, yang diberikan pemerintah pusat, yakni 562.

"Sebanyak 562 formasi tersebut meliputi 427 formasi untuk tenaga pendidik atau guru, 108 formasi tenaga kesehatan, dan 26 formasi tenaga teknis," ungkapnya.

BACA JUGA: PPPK 2023, Pemprov Kalbar Merekrut 5.446 Guru

Setelah penutupan pendaftaran, BKPSDM akan melakukan tahapan pemeriksaan dan penelitian berkas terhadap 1.590 pendaftar PPPK di Kota Mataram.

Hal itu bertujuan menentukan berapa pendaftar yang lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya. Untuk prosesnya sama seperti di pendaftaran di tahun sebelumnya.

Pendaftar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) untuk kelengkapan berkas masih diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan.

"Masa sanggah diberikan tiga hari setelah kita umumkan berapa pendaftar yang TMS dan MS . Sekarang, kita periksa dulu baru diumumkan berapa yang lengkap dan kurang," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler