Selamat, Ustaz Jazuli Jadi Anggota Kehormatan Perguruan Silat Red Beksi

Senin, 14 Juni 2021 – 19:47 WIB
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mendapat anugerah anggota kehormatan dari Perguruan Pencak Silat Red Beksi. Foto: Istimewa.

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mendapat anugerah sebagai anggota kehormatan dari Perguruan Pencak Silat Red Beksi.

Seremoni penobatan dipimpin oleh Ketua Perguruan Red Beksi H. Farid Bustomi dengan menyematkan seragam pencak silat berwarna merah, di markas mereka di Serang, Banten, Minggu (13/6).

BACA JUGA: Fraksi PKS: Kukuhkan Pancasila sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa

Menurut Farid, Jazuli Juwaini layak menjadi anggota kehormatan Perguruan Red Beksi karena kiprah dan kepeduliannya selama ini yang sangat memperhatikan perkembangan pencak silat.

Dia menilai anggota DPR RI Dapil Banten itu begitu aktif mempromosikan pencak silat.

BACA JUGA: Jenderal Andika: Saya Kaget, Saya Tidak Tahu Mereka Membuat Ini

Salah satunya ialah dengan mengundang kelompok-kelompok pencak silat untuk hadir di acara-acara Fraksi PKS DPR RI.

Sementara, Ustaz Jazuli yang sejak kecil belajar pencak silat itu mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya sebagai anggota kehormatan Perguruan Pencak Silat Red Beksi.

BACA JUGA: Dideportasi ke Filipina, Nursima dan Ibrahim Ingin Kembali ke Indonesia Berkumpul dengan Keluarga

“Terima kasih kepada Red Beksi dan seluruh perguruan pencak silat khususnya di Banten atas penghormatannya menjadikan saya sebagai warga kehormatan," katanya.

Ustaz Jazuli mengaku akan terus mendukung dan mempromosikan pencak silat sebagai khazanah budaya bangsa.

"Sebagai wakil rakyat yang cinta pencak silat, saya berharap agar seluruh perguruan dan pendekar pencak silat bisa bersatu menjaga pencak silat sebagai warisa budaya khususnya di Banten,” ungkap Jazuli.

Dia juga mengajak para pendekar pencak silat untuk bisa menjaga dan mengayomi masyarakat dengan menunjukkan keteladanan.

Jazuli menegaskan keberadaan para pendekar silat di tengah masyarakat harus memberikan rasa aman dan bangga, bukan sebaliknya malah menimbulkan ketakutan.

"Harus munculkan pencak silat yang berbudaya dan bersahabat,” ungkap dia.

Jazuli mengakui bahwa potensi dan kekuatan warga pencak silat cukup besar.

Sebab, ujar dia, ada beragam perguruan pencak silat di Banten khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Menurut dia, jika potensi ini dapat dikelola dan dikembangkan dengan baik maka akan berdampak luar biasa bagi pemajuan budaya bangsa.

 Jazuli menegaskan pencak silat harus terus menjadi bagian dari budaya Indonesia.

"Jangan salah, pencak silat yang awalnya budaya lokal kemudian menjadi budaya bangsa bahkan saat ini diminati beberapa negara dunia. Ini adalah perkembangan yang menggembirakan kita semua dalam rangka mengangkat muruah bangsa Indonesia di pentas dunia," pesannya.

Lebih jauh dia berharap para pendekar silat terus melestarikan perguruan silatnya.

Selain itu, katanya, pencak silat harus dibudayakan karena di dalamnya lekat juga dengan pembentukan karakter kesatria.

"Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. Red Beksi harus menjadi perguruan yang mampu menjaga dan menunjukkan bahwa silat adalah budaya dan membentuk karakter bangsa,” pungkas Jazuli. (boy/jpnn)

 

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler