Sembilan Tentara Nigeria Dibantai Ekstremis, Puluhan Masih Hilang

Kamis, 12 September 2019 – 13:22 WIB
Pistol. Foto: pixabay

jpnn.com, LAGOS - Kelompok garis keras menewaskan sembilan tentara Nigeria dalam serangan pangkalan militer di bagian timur laut negara tersebut, menurut tiga tentara dan pejabat badan keamanan, Rabu.

Aksi perlawanan selama satu dekade di wilayah timur laut, yang diawali oleh kelompok Boko Haram pada 2009, merenggut lebih dari 30.000 nyawa. Faksi yang memisahkan diri, yang berjanji setia pada ISIS, menjadi kelompok dominan dalam aksi perlawanan tersebut, dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan militer dalam setahun terakhir.

BACA JUGA: Dipersekusi Pribumi, Ratusan Warga Nigeria Tinggalkan Afrika Selatan

Tentara dan pejabat keamanan, yang semuanya meminta identitas mereka dirahasiakan, mengungkapkan bahwa kelompok garis keras pada Selasa menyerang pasukan di pangkalan militer di Gudumbali, salah satu Kota di Borno, negara bagian paling parah yang dilanda konflik.

Mereka menyebutkan sembilan tentara tewas dan 27 lainnya hilang. "Kami berhasil menaklukkan serangan," kata juru bicara Militer Nigeria, Sagir Musa. Dirinya mengaku tidak mengetahui adanya tentara yang tewas maupun hilang. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Terapis Spa Wafat di Nigeria, Disnaker Gianyar Tak Berdaya


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler