Semen Baturaja Gandeng Tiga Perusahaan Logistik

Rabu, 10 Oktober 2018 – 08:28 WIB
Direksi Semen Baturaja bersama ketiga perwakilan dari tiga perusahaan logistik. Foto humas SMBR

jpnn.com, JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menjalin kerja sama dengan PT Pos Logistik Indonesia. Kerja sama ini dilakukan untuk melakukan pengangkutan semen di wilayah Sumatera.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama SMBR Rahmad Pribadi dan Dirut PT Pos Logistik Indonesia Yuzon Erman di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta, Selasa (9/10).

BACA JUGA: Semen Baturaja Luncurkan Produk Baru dan Maskot

Rahmad menjelaskan, semen yang akan diangkut berbentuk zak, masing-masing seberat 50 kilogram dan Big Bag seberat 1 ton. Pengiriman semen oleh Pos Logistik, kata Rahmad, dilakukan ke jalur pemasaran SMBR sepanjang arah timur dimulai dari Pabrik SMBR yang terletak di Baturaja dan Palembang.

“Sampai ke Jambi,” katanya.

BACA JUGA: Perkuat Sinergi BUMN, Semen Baturaja Gandeng PT Timah

Kendaraan pengangkut yang akan digunakan adalah truk berkapasitas 10,20 dan 30 ton milik PT Pos Logistik dengan brandnew minimum keluaran 2017. 

Dalam kerja sama, kedua perusahaan menyepakati total volume angkut sebanyak 3.379.820 ton selama lima tahun dengan biaya angkut mencapai Rp 435,65 miliar. 

BACA JUGA: Juli, Penjualan Semen Baturaja Tumbuh 82 persen

Selain PT Pos Logistik, SMBR juga menggandeng dua perusahaan swasta. Kedua perusahaan itu yakni PT Mitra Agung Persada dan PT Richland Logistics Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dengan kedua perusahaan itu dilakukan pada kesempatan yang sama dan juga ditandatangani oleh Rahmad dan Dirut Mitra Agung Persada, Hendriex. 

Di tempat yang sama, Rahmad juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dirut PT Richland Logistics, Christopher Andrew Demetriou. 

PT Mitra Agung Persada, menurut Rahmad akan melakukan pengiriman di sepanjang jalur barat Sumatra hingga ke arah Provinsi Bengkulu. Total volume angkutan diperkirakan mencapai 1.300.355 ton selama lima tahun meliputi jalur selatan Sumatera. 

Mulai dari Pabrik Baturaja di Panjang, Provinsi Lampung hingga ke Provinsi Banten di ujung barat Pulau Jawa.

“Biayanya mencapai Rp132,75 miliar,” jelas Rahmad.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kelola Limbah Jadi Bahan Baku, Semen Baturaja Gandeng NHL


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler