Sempurnakan Indeks Infrastruktur

Jumat, 02 Maret 2012 – 01:28 WIB

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal meluncurkan indeks berbasis saham infrastruktur dan perbankan pada akhir semester pertama 2012. Dua produk ini dimunculkan guna melengkapi sejumlah indikator pergerakan harga saham. Maklum, selama ini tidak sedikit pelaku pasar yang menginginkan tambahan koleksi produk tersebut. ”Ini sebagai bentuk respon terhadap dinamika market yang terus bergerak,” tukas Friderica Widyasari Dewi, Direktur Pengembangan BEI, di Jakarta, Kamis (1/3).

Friderica menyebut dua indeks saham tersebut dididsain sesuai dengan keinginan pelaku pasar. Tetapi, untuk sementara ini, mereka harus lebih bersabar untuk dapat menikmatinya. Sebab, manajemen bursa masih menyusun mekanisme indeks dan kriteria. ”Ya, kami harap bersabar untuk sementara ini,” imbuh Friderica.

Yang jelas sambung Friderica nantinya kedua indeks tersebut hanya akan dihuni emiten berkapitalisasi besar. Peluncuran indeks ini juga merupakan jawaban atas masukan sejumlah perusahaan Manager Investasi (MI) yang menginginkan adanya pedoman spesifik dalam mengembangkan produk-produk baru. “Peluncuran kedua indeks ini bisa jadi pedoman yang lebih spesifik lagi dalam pengembangan produk baru reksa dana yang di perdagangkan di ETF,” tukasnya.

MaInajemen bursa optimistis peluncuran indeks ini akan mendorong perusahaan manager investasi untuk mengeluarkan produk-produk ETF.

Dengan semakin banyaknya produk ETF di bursa, diharapkan jumlah investor ETF akan semakin bertambah. “BEI juga tengah mengkaji penurunan besaran biaya transaksi untuk produk reksad ana ini agar dapat mendorong pertumbuhan jumlah transaksi dan jumlah investor,” jelasnya.

Sebelumnya PT Mandiri Manajemen Investasi menyatakan rencananya untuk menerbitkan produk reksa dana saham berbasis proyek-proyek infrastruktur. Rencana penerbitan produk ini bertujuan untuk mendorong percepatan dalam program pengembangan infrastruktur nasional. “Pasar modal diharapkan turut berperan dalam program infrastruktur dengan menyediakan solusi pembiayaan jangka panjang yang cepat dan berbiaya rendah,” kata Abiprayadi Riyanto, Direktur Utama Mandiri Investasi. (far)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemda Jangan Sembarangan Tarik Pajak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler