Senjata Terkuat Rusia Akhirnya Keluar, Amerika pun Tak Mampu Menghentikannya

Sabtu, 19 Maret 2022 – 17:29 WIB
Rudal jelajah hipersonik Tsirkon (Zircon) ditembakkan dari fregat rudal berpemandu Admiral Gorshkov di Laut Putih dalam gambar diam yang diambil dari video yang dirilis 19 Juli 2019. Foto: ANTARA/Kemenhan Rusia via Reuters/as

jpnn.com, MOSCOW - Rudal hipersonik Rusia menghantam salah satu fasilitas militer Ukraina di wilayah Ivano-Frankivsk, Sabtu (19/3).

Seperti diberitakan Reuters, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa sebuah depot rudal dan amunisi pesawat milik Ukraina telah hancur dihantam rudal Hipersonik.

BACA JUGA: Belanda Belum Puas Menyiksa Kaum Tajir Rusia, Siap-Siap Saja

Kementerian mengatakan pihaknya juga telah menghancurkan radio militer Ukraina dan pusat pengintaian di dekat kota pelabuhan Odessa menggunakan sistem rudal pantai

Pihak kementerian tidak menyebutkan secara spesifik rudal hipersonik yang dimaksud.

BACA JUGA: Rusia Menginvasi Ukraina, Gelora Minta Pemerintah Antisipasi Krisis Pangan

Ini adalah pertama kalinya Rusia mengaku menggunakan senjata hipersonik dalam invasinya ke Ukraina.

Bergerak melebihi kecepatan suara, misil hipersonik adalah salah satu senjata paling canggih yang dikembangkan Rusia.

BACA JUGA: Mantan Wakil Perdana Menteri Rusia Menentang Invasi ke Ukraina, ini Yang Terjadi Kemudian

Zircon, salah satu senjata hipersonik Rusia yang telah diungkap ke publik, dikabarkan tak terdeteksi oleh radar tercanggih sekalipun.

Presiden Vladimir Putin mengumumkan rangkaian senjata hipersonik baru pada 2018 dalam salah satu pidatonya yang paling agresif selama bertahun-tahun.

Ia mengeklaim bahwa senjata-senjata itu mampu menjangkau hampir semua titik di dunia, sekaligus menghindari sistem pertahanan rudal buatan Amerika Serikat. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler