Sepak Bola PON Papua: Gol Faisol Yunus di Masa Extra Time Antar Jatim Bekuk Kaltim

Kamis, 14 Oktober 2021 – 16:23 WIB
Dian Sasongko Dari tim kesebelasan Jawa Timur (kiri) berebut bola dengan Muhammad Yasir Yunus Taiying dari Kalimantan Timur (kanan) saat pertandingan perebutan medali perunggu antara kesebelasan Jawa Timur melawan kesebelasan Kalimantan Timur di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, Kamis (14/10/2021). (Foto : PB PON XX PAPUA/ R. Berto Wedhatama)

jpnn.com, JAYAPURA - Jawa Timur berhasil menggondol medali perunggu PON XX Papua setelah menundukkan Kalimantan Timur dengan skor 3-2 di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kamis (14/10) sore.

Extra time diberikan di laga ini setelah dalam waktu normal 90 menit, kedua tim bermain imbang 2-2.

BACA JUGA: PON XX Papua Mungkin Pengabdian Terakhir Atlet Selam Terbaik Jawa Timur

Kaltim tampil lebih dominan dari Jatim di awal babak. Pressing yang diberikan tim lawan, menjadikan Jatim kerap melakukan kesalahan sendiri dan mudah kehilangan bola.

Namun demikian, baik Jatim maupun Kaltim masih kesulitan untuk mencetak gol. Selain karena pertahanan yang rapat, striker dari kedua kesebelasan juga banyak membuang peluang. Skor 0-0 pun bertahan sampai turun minum.

BACA JUGA: Final Sepak Bola PON XX Papua: Bomber Tuan Rumah Dekati Rekor Boaz Solossa

Pada babak kedua, Jatim berbenah dan lebih terlihat semakin nyaman bermain.

Pada menit ke-48 Jatim sempat membuat seisi stadion Barnabas Youwe bersorak karena gol tercipta. Namun, wasit menganulir gol itu lantaran winger Jatim sudah terjebak offside sebelum terjadinya gol.

BACA JUGA: Basket 3x3 PON Papua: Sumut Pilih WO, DKI Jakarta Susul Jatim ke Semifinal

Pada menit ke-61, Kaltim memberikan kejutan. Serangan yang mereka bangun berbuah gol.

Berawal dari ruang kosong yang didapatkan, Rian Khaidir mengontrol bola dengan tenang, dia kemudian melepaskan sepakan mendatar dari luar kotak penalti yang membobol gawang Jatim.

Tertinggal satu gol, tim dari provinsi paling timur di Pulau Jawa itu kemudian melakukan pergantian pemain. Langkah itu rupanya berjalan mulus, terbukti pada ke-76 striker Jatim M Faisol Yunus berhasil menyamakan kedudukan.

Berawal dari skema gol yang mirip dengan gol Kaltim, dibantu kondisi lapangan yang bergelombang, sepakan mendatar M Faisol tak bisa diantisipasi kiper Kaltim, Andri Roby.

Gol itu menjadikan semangat pemain Jatim meningkat. Mereka kini balik memberikan tekanan sporadis ke pertahanan Kaltim.

Memanfaatkan konsentrasi yang menurun dair pemain Kaltim, Dwiki Mardiyanto mampu menggandakan keunggulan. Aksinya di depan gawang yang diakhiri dengan sepakan melengkung membuat skor berubah 2-1 keunggulan Jatim.

Setelah gol tersebut, Jatim malah mengendurkan pressing dan membiarkan pemain Kaltim mengembangkan serangan. Kondisi itu membuat tim asal tanah Borneo tersebut bisa leluasa menciptakan serangan hingga akhirnya terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti Jatim.

Wasit menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Kaltim. M Rizky Ramadhan yang menjadi Algojo menuntaskan tugasnya dengan baik. Menit ke-84, skor berubah menjadi 2-2. Sampai laga waktu normal usai, skor itu tak berubah, pertandingan kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu.

Dalam Extra time ini, terjadi insiden pada menit ke-95. Kiper Kaltim Andry Roby sempat dirawat tim medis dan kemudian dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Insiden itu bermula dari serangan Jatim di sisi kanan. Andry Roby berusaha memotong umpan silang pemain Jatim. Saat itulah, benturan antara Andry dan pemain Jatim terjadi. Kiper Kaltim tersebut mendarat tak sempurna dan langsung terlihat kesakitan.

Tim medis yang melakukan perawatan kemudian meminta agar ambulans masuk ke lapangan. Kejadian itu membuat laga sempat terhenti lumayan lama. Andry Roby yang tak bisa melanjutkan pertandingan, langsung diganti oleh rekannya, Agus Susanto.

Laga dilanjutkan kembali menit ke-101. Jatim yang tampil dominan, semakin kencang menekan pertahanan lawannya. Saat laga tampak bakal berlanjut ke adu penalti, sebuah petaka menghampiri Kaltim.

Berawal dari pergerakan pemain Jatim ke dalam kotak penalti, bek Kaltim berusaha menghentikannya sampai pemain lawan terjatuh. Wasit melihat itu sebagai pelanggaran dan memberikan sepakan bebas tepat di bibir depan garis penalti Kaltim.

Faisol Yunus dengan tenang melepaskan freekick indah yang tak bisa diantisipasi kiper Kaltim. Skor berubah 3-2, Jatim berhasil mempertahankan kemenangan itu sampai peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan. Tim polesan Rudy Keltjes itu akhirnya meraih medali perunggu PON XX Papua. (dkk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler