Seperti ini Langkah Konsisten KKP Berantas Illegal Fishing

Selasa, 16 Februari 2016 – 01:33 WIB
Susi Pudjiastuti. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Setelah konsisten melakukan pemberantasan illegal fishing, kini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara rutin mengadakan pertemuan dengan para pengusaha kapal, hingga pengolahan ikan dari berbagai negara.

"Setiap tanggal 11 dan 12, KKP mengadakan Marine and Fisehries (Business and Investment) Forum. Semua tergabung dari perusahaan kapal, pengapalan, perikanan, processing, eksportir kami kumpulkan bersama," ujar Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Jakarta, Senin (15/2).

BACA JUGA: Gerhana Matahari Total Jadi Wisata Pendidikan dan Astronomi

Susi menegaskan, hingga saat ini, upaya untuk memberantas illegal fishing masih terus berjalan. Pengawasan yang dilakukan KKP dengan didukung instansi lainnya, sambung Susi, masih menemui kapal-kapal pencuri ikan yang berkeliaran di perairan Indonesia.

Salah satunya yakni kapal KM Starcki 10, yang ditangkap pada Kamis (11/2) di Perairan Bitung, Sulawesi Utara. Setelah dilakukan penyelidikan, Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) milik KM Starkci itu tidak aktif setelah moratorium selesai.

BACA JUGA: Pembuatan KTP Anak Bertahap

“Kami menangkap Starkci 10. Dulu kapal Starkci tertangkap telah menangkap ikan hingga 400 ton. Jadi dulu kapal Starki ini ditarik ke Bitung karena telah membawa ikan 400 ton lebih," jelas Susi.

KM Starcki yang merupakan eks asing asal Jepang ini merupakan milik PT Stracki Indonesia. Kapal ini memiliki bobot hingga 783 GT. "Pihak KM Starcki beralasan, mereka akan pulang ke negara asal untuk membawa pulang para ABK-nya," ulas wanita asal Pangandaran ini. (chi/jpnn)

BACA JUGA: DPR Minta Presiden Tolak Amnesti Din Minimi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pimpinan Ponpes Ramai-ramai Dorong Muktamar Islah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler