Seperti Ini Tren Pelabuhan Masa Mendatang

Senin, 11 April 2016 – 18:42 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - SURABAYA – Konsep ramah lingkungan bakal menjadi tren pelabuhan masa mendatang. Tren tersebut ternyata juga ditangkap dengan baik oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III.

Sejak 2015, Pelindo III menjalankan program konversi bahan bakar minyak ke elektrifikasi. Khususnya untuk peralatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak.

BACA JUGA: Penjualan Pertalite Turun 10 Persen

Elektrifikasi peralatan itu mencakup dua unit container crane di Terminal Nilam. Sebelumnya, ada penambahan dua container crane pada September 2015.

“Saat ini masih tahap observasi untuk dua container crane yang baru. Target kami pada akhir tahun ini sudah bisa terealisasi,’’ kata Asisten Manager Peralatan dan Instalasi Pelindo III Cabang Tanjung Perak Kamal Zakiy, Minggu (10/4).

BACA JUGA: DPR: Batasi Kepemilikan Perbankan oleh Investor Asing

Jika dibandingkan dengan peralatan berbahan bakar minyak, container crane bertenaga listrik mampu meningkatkan produktivitas bongkar muat. Sebab, dengan kapasitas angkut maksimal 40 ton, kecepatan bongkar muat peti kemas hingga 35 boks per crane per jam.

Itu jauh lebih cepat ketimbang peralatan sebelumnya yang hanya 25 boks per crane per jam. “Tidak perlu mengisi BBM sehingga kegiatan bongkar muat lebih cepat,’’ ujar dia. (res)

BACA JUGA: Ini Yang Bikin Properti Singapura Diburu Investor Asing

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pegadaian Catat Laba Bersih Rp 1,94 Triliun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler