Serangga Tomcat Serang Manokwari

10 ABK KM Armada Serasi Asal Surabaya Terkena Bisa

Senin, 02 April 2012 – 01:04 WIB

MANOKWARI - Sebanyak 10 Anak Buah Kapal (ABK) KM. Armada Serasi yang mengangkut peti kemas dari Pelabuhan Tanjut Perak Surabaya menuju Manokwari,terkena serangan serangan Tomcat. Mereka mengalami luka dan sakit demam ini. Bahkan 5 AKB harus dilarikan ke RSUD Manokwari, untuk mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis. Sementara 5 ABK lainnya, hanya mendapatkan perawatan dari pihak Kesehatan pelabuhan Laut Manokwari.
         
Hal itu terungkap saat petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan Laut Manokwari, melakukan fogging atau pengasapan disinvektisida di atas Kapal. Kepala Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Laut Manokwari, Ruslan Fajar, yang berhasil dikonfirmasi di sela-sela fogging di atas KM. Armada Serasi membenarkan hal itu. Selain membawa para korban ke rumah sakit,pihak Karantinan Kesehatan Pelabuhan langsung melakuka fogging atau pengasapan disinfektan.
         
Pantauan wartawan Radar Sorong (JPNN Group), penyemprotan tersebut dilakukan oleh petugas Karantina mulai dari palka kapal, hingga ke kamar-kamar ABK. Bahkan petugas juga mengamankan sebanyak 8 ekor serangga Tomcat, dan langsung dibawa ke Kantor Karantina Pelabuhan untuk selanjutnya dimusnahkan.

“Untuk sementara waktu, kita belum bisa mengeluarkan peti kemas dari dalam areal pelabuhan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran serangga ini. Kita harus pastikan terlebih dahulu, semuanya setelah benar-benar steril baru kita bisa keluarkan,” ujar Ruslan Fajar.
         
Dia lebih lanjut mengatakan, upaya pengamanan pelabuhan laut, terus dilakukan koordinasi pihaknya bersama dengan seluruh satuan di Pelabuhan Laut Manokwari. Belum dipastikan, serangga penggigit tersebut, sudah dibasmi seluruhnya di atas kapal dan seluruh areal pelabuhan Manokwari.

Sedangkan, 10 ABK yang diduga terserang serangga Tomcat, saat ini kondisi mereka sudah membaik. Namun pihak Kesehatan Pelabuhan Laut Manokwari, tetap memberlakukan rawat jalan bagi mereka
         
Menurut keterangan sejumlah ABK yang berhasil dikonfirmasi, kemungkinan besar, ikut sertanya serangga tersebut saat mereka melakukan docking di Pelabuhan Lamongan. Mereka juga menuturkan, kapal pengangkut peti kemas ke Manokwari itu, baru beberapa hari bersandar di pelabuhan Manokwari dan menurunkan beberapa peti kemas.

“Kami belum sepekan berada di sini (Manokwari,red). Kami juga tidak mengira, jika 10 ABK kami ini, terserang penyakit yang disebabkan dari gigitan serangga ini. Kami baru sadar, setelah adanya pemberitahuan dari pihak Rumah Sakit,” aku salah satu ABK kepada wartawan. (lm)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Usulan Kenaikan Tarif AKDP Ditolak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler