Setang Seher Berpotensi Patah, Daihatsu Gran Max dan Luxio Ditarik dari Peredaran

Jumat, 01 November 2019 – 16:55 WIB
Acara temu media terkait programm recall Daihatsu Gran Max dan Luxio di Jakarta. Foto: Dedi Sofian/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan program recall atau penarikan untuk model Gran Max 1.5L dan Luxio. Kampanye ini dijalankan karena terjadi masalah pada connection road atau setang seher.

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi, mengimbau kepada pelanggan atau pemilik Daihatsu Grand Max 1.5L dan Luxio, untuk segera melakukan pergantian pada connection road. Sebab, komponen yang bermasalah ini dapat berpotensi patah.

BACA JUGA: Wuling Formo Meluncur, Gran Max Punya Teman Baru

"Kami telah melakukan investigasi pada komponen tersebut (setang seher) di kedua model tersebut. Jadi setang seher yang menghubungkan ke crankshaft ini berpotensi retak dan bila dibiarkan bisa patah. Efeknya mesin mati karena piston tidak bergerak," beber Anjar kepada awak media di Jakarta Utara, Jumat (1/11).

Unit kendaraan yang terdampak masalah sedianya sebanyak 36.915 mobil, dengan rentang produksi Maret 2018 sampai April 2019.

BACA JUGA: Gran Max Jadi Tulang Punggung Penjualan Daihatsu

Daihatsu menyarankan, kepada pelanggan yang mobilnya terkena dampak, untuk segera menghubungi atau datang ke dealer resmi Daihatsu terdekat di seluruh Indonesia, agar dapat dijadwalkan penggantian komponen.

Program perbaikan kompomen sendir tidak dipungut biaya apa pun, alias gratis. Proses penggantiannya, lanjut Anjar, tidak memakan waktu lama.

BACA JUGA: Daihatsu Grand Max dan Luxio jadi Incaran Modifikator Malang

Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan apresiasi berupa voucher paket ganti oli mesin, gratis untuk servis berikutnya bagi yang berpartisipasi dalam program ini. (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler