Setelah Pemerkosaan Di JPO Pondok Indah, Ahok Perintahkan Segera Pasang CCTV

Rabu, 25 November 2015 – 12:06 WIB
Basuki Tjahaja Purnama. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan Dinas Perhubungan dan Transportasi  DKI memasang CCTV di tempat-tempat sepi yang rawan kejahatan.

Hal itu diungkapkan Ahok, sapaan Basuki, menanggapi kasus pemerkosaan yang dialami oleh seorang calon pegawai negeri sipil berinisial RZ (23) di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pondok Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebelum insiden ini ternyata banyak orang yang mengalami hal serupa di JPO tersebut.

BACA JUGA: Pimpinan DPRD DKI Ini Sarankan Ahok Tidak Menambah Musuh

"Saya katakan mereka (Dinas Perhubungan) harus pasang lampu ‎terang, bila perlu di tempat yang memang rawan, dipasang CCTV," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/11).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menyatakan, semua JPO harus dibuat terang. "Minimal semua standar yang kayak JPO di Bundaran HI,"‎ ungkap Ahok. 

BACA JUGA: Polda Metro Panggil Dokter dan Perawat yang Diduga Melakukan Malapraktik

Permintaan pemasangan CCTV di sejumlah lokasi terutama tempat sepi yang rawan kejahatan dilayangkan oleh Polda Metro Jaya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. ‎

Hal ini dilakukan agar kejahatan bisa ditekan atau memungkinkan pelaku tindak kriminal bisa segera diringkus setelah ia melakukan kejahatannya. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Pohon Tumbang di Jalur Kereta Bogor-Jakarta, KRL Tersendat di Depok

BACA ARTIKEL LAINNYA... Firmansyah Mulai Ungkit Siapa yang Ajukan Anggaran UPS Pertama Kali? Ini Orangnya..


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler