Setubuhi Perawat, Oknum Polisi Dipolisikan

Rabu, 14 Desember 2011 – 13:15 WIB

SUMUT--Janji  akan  dinikahi, tinggal serumah dan hidup layaknya suami-istri sejak bulan Agustus 2011 lalu, membuat Itanawati (23), yakin akan  dipersunting  Bripda FLSNamun impian mengarungi bahtera rumah tangga, kini terpupus sudah, setelah kekasih  hati berubah pikiran

BACA JUGA: Kuli Bangunan Rampok Rumah Dokter Bedah


 
Wanita yang baru saja  menyelesaikan study D-3 keperawatan di salah satu Akademi Keperwatan (AKPER) di Tanah Karo ini, merasa tertipu oleh seorang pria,  yang pasca berkenalan  ia ketahui sebagai salah seorang personil Sat
Narkoba Polres Tanah Karo.

Bagaimana tidak, setelah  kegadisannya direnggut Bripda FLS di  kamar mandi rumah kostnya, Itanawati  diberi harapan nantinya akan dijadikan Ibu Bhayangkari.  Tetapi beberapa pekan belakangan, Bripda FLS dicurigai memiliki pacar baru, dan berniat meninggalkan Itanawati begitu saja

BACA JUGA: Cari Tambahan Penghasilan, Polisi Jualan Sabu



Menurut wanita berkulit putih ini kepada Sumut Pos (Group JPNN), Selasa (13/12), untuk mempercepat perpisahan, Bripda FLS, kerap berprilaku kasar  terhadap dirinya
Perubahan sikap dan info hadirnya wanita idaman lain (WIL) di hati Bripda FLS, diuji oleh calon istri

BACA JUGA: Perampok Beraksi di Seberang Polsek Serpong

Untuk pembuktian, Itanawati kembali menanyakan satus hubungan mereka agar berlanjut ke jenjang pernikahan resmi.

Tetapi BripdaFLS yang belakangan pindah tugas ke Polsek Tiga  Binanga tetap   mengundur pelaksaan pernikahan" Sejak dia pindah ke Polsek Tiga Binanga, kami hanya jumpa seminggu sekaliSetiap hari Sabtu Bripda FLS pulang ke rumah kontrakan  yang kami tempatiAku tidak ikut ke Tiga Binanga,  aku tetap di rumah yang ia kontrak," ujar Itanawati.

Menurut Itanawati dirinya  mau mengikuti kemauannya, Bripda FLS karena  kegadisannya terlanjur terenggutSekilas ia mengisahkan   pertemuan mereka hingga pengaduan dirinya ke Polres Tanah Karo,  atas puncak kekesalannya  terhadap FLS.

Perkenalan mereka sendiri lanjut Itanawati, berlangsung di depan Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe saat korban sedang beristirahat usai menyiapkan berkas berkas photo copy guna kepentingan wisudanya pada sekitar bulan Juli 2011 yang lalu

Singkat cerita perkenalan, Itanawati memberikan no HP nya kepada Bripda FLSSetelah berhubungan via selular,  4 hari pasca perkenalan, keduanya lantas bertemuBripda FLS lalu membawa Itanawati ke rumah kostnya, Jalan Veteran, Gang Bakti, Kabanjahe.

Di rumah kos FLS yang berada di sekitar Mapolres Tanah Karo , Ita dikenalkan dengan seorang pria yang katanya adik FLSLantas , usai itu kedua insan lain jenis ini ( FLS dan Ita) terlibat beragam pembicaraanSekian waktu melakukan komunikasi biasa, Ita yang melihat waktu telah menunjukkan pukul 15.30 WIB, meminta diri untuk pulang ke  asrama.

Namun permohonan itu dihalangi FLS, dengan alasan kalau sepeda motor miliknya sedang  dipakai adiknyaFLS balik memohon agar Ita tetap berada di rumah kosnya beberapa  saat lagiTanpa menaruh curiga  Itanawati menyepakati hal tersebutTidak lama berselang Itanawati hendak buang air kecil ke kamar mandiTanpa disadari FLS ikut dari belakang dan langsung menyergap tubuh korban. 

Tanpa mampu berbuat banyak akhirnya Itanawati  pasrah menghadapi keadaanUsai  dari kamar mandi, Itanawati meminta FLS mempertanggung jawabkan perbuatnnyaKarena sudah mendapat jawaban meyakinkan, hubungan keduannya berlanjutBahkan persetubuhan antara FLS dan Ita pun kembali terjadi tiga hari setelahnya,  dan beberapa pekan berikutnya, keduanya sudah tinggal serumah di komplek Merga Silima, Kabanjahe bersama keluarga FLS (bukan keluarga kandung,red)

Tidak memperoleh kepastian sekian lama hidup layaknya suami istri dan  belakangan memperoleh perlakuan kasar, akhirnya Itanawati membuat laporan ke Mapolres Tanah Karo sesuai dengan Nomor STLP/05/XII/2011/SI Propam tentang kedisplinan Kepolisian RI Tahun 2002.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko SH MH ketika dihubungi wartawan koran ini mengatakan, tidak akan pilih bulu dalam melakukan tindakan, bila ditemui adanya pelanggaran baik itu etik maupun pidanaTerkait kasus ini, Kapolres menegaskan akan ditangani  sesuai prosedur, termasuk membawa ke peradilan umum bila terdapat pelanggaran pidana oleh anggotanya(wan).

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gauli ABG, Ditangkap Warga, Dipolisikan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler