SFC Kunci Juara

Kamis, 21 Juni 2012 – 08:43 WIB
Sriwijaya FC menang 3-0 (2-0) atas Persela di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, kemarin (20/6), Sriwijaya dipastikan menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu mengunci juara setelah mengoleksi 73 poin dari 30 laga yang dijalani.FOTO:EVAN ZUMARLI/SUMATERA EKSPRES

PALEMBANG-Champion...champion...champion!!!! Serentak pemain dan penonton Sriwijaya FC berteriak setelah pluit panjang dibunyikan oleh wasit Tariq M Al Katiri. Kemenangan Sriwijaya FC atas Persela Lamongan dengan skor 3-0  di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin (20/6) membuat tim kebanggaan wong Sumsel itu berhasil mengunci gelar Indonesia Super League (ISL) musim 2011-2012.

Stadion berkapasitas 40 ribu orang itu semakin bergemuruh setelah lagu We are The Champion milik Queen berkumandang. Pemain, offisial langsung berkeliling lapangan untuk melakukan selebrasi penasbihan juara.

Ya, setelah menang 3-0 (2-0) atas Persela, Sriwijaya dipastikan menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2011-2012. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu mengunci juara setelah mengoleksi 73 poin dari 30 laga yang dijalani.

Meski seteru abadinya, Persipura yang menempati peringkat dua, menang 3-1atas tamunya Persisam, kemarin, tetap saja tak bisa mengejarnya. Koleksi 62 poin dari 31 pertandingan sudah tak mampu lagi bagi Mutiara Hitam (julukan Persipura) mengkudeta Sriwijaya.

Gol Sriwijaya sendiri masing-masing diciptakan oleh striker andalannya Keith Kayamba Gumbs menit ke-18, kemudian dua gol lainnya diciptakan oleh Muhammad Ridwan. Masing-masing menit ke-25 dan 73.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mengantarkan Sriwijaya FC juara. Kami juga berterima kasih kepada suporter yang telah menjadi penonton yang terbaik di Indonesia," ujar Gubernur Sumsel sekaligus penasehat Sriwijaya FC, H Alex Noerdin saat sambutannya usai pertandingan.

Sukses mengunci juara ISL musim ini, 8 tropi juara sudah dikantongi Sriwijaya. Yakni, gelar juara double winner 2007 dengan menyandingkan juara Divisi Utama dan juara Piala Indonesia.  Selanjutnya dua tropi juara Piala Indonesia edisi 2008-2009, dan 2009-2010. Kemudian juara team fairplay Liga Super Indonesia 2009-2010, juara Inter Island Cup 2010 dan juara Community Shield 2010.

"Hasil ini sungguh kebanggan luar biasa. Kami mampu menambah gelar juara setelah sebelumnya tujuh tropi sudah kami dapat. Kebanggan semakin besar karena ini kali pertama peraih tropi paling bergengsi ini di Sumatera  sejak kompetisi ini bernama Indonesia Super League," timpal Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex.

"Setelah ini, kami akan berusaha keras untuk menyandingkan satu  tropi juara lagi. Yakni, mampu mengkawinkan dengan tropi juara Perang Bintang yang bakal digelar 15 Juli 2012 nanti," sambung putra sulung Gubernur Sumsel.

Sementara itu, rona wajah sumringah tampak dari wajah pelatih SriwijayaFC, Kas Hartadi. Sesekali tactician asal Solo itu mengusap airmata harunya saat wartawan mengkonfirmasikan kesuksesannya membawa Sriwijaya juara.

"Saya sangat terharu sekali. Semua tahu awal saya menukangi Sriwijaya orang-orang pesimis bisa membawa juara. Namun, saya mampu membuktikannya hari ini (kemarin Red). Ini juga berkat campur tangan Tuhan yang memberikan keberuntungan bagi saya dan Sriwijaya. Juara ini kami peruntukan untuk semua masyarakat, suporter, pemain dan keluarga," ujar Kas Hartadi.

Kas menambahkan, sebelum melawan Persela, dirinya terus mengintruksikan kepada anak asuhnya untuk tampil allout. Itu demi mengejar target segera memastikan diri sebagai juara ISL musim ini.

"Sebenarnya kami hanya butuh dua poin bisa juara. Sedangkan pertandingan masih tersisa lima laga lagi saat itu. Namun, tetap saja saya intruksikan agar tampil menekan agar bisa menang. Sebab, belum plong kalau belum pasti juara," imbuhnya.

Pemain sendiri menjalankan intruksi Kas Hartadi dengan baik. Sejak menit-menit awal, Ponaryo Astaman dkk langsung memberikan tekanan ke gawang Persela. Hasilnya cukup moncer. Memasuki menit ke-18, Keith Kayamba Gumbs mampu membuka kemenangan Sriwijaya. Setelah mendapat umpan dari Lim Junsik.

Tak puas dengan satu gol, Sriwijaya semakin menekan. Memasuki menit ke-25 giliran Muhammad Ridwan menggandakan keunggulan Sriwijaya. Ridwan sukses menceploskan gol setelah mendapat umpan dari Keith Kayamba Gumbs. Skor berubah 2-0 untuk Sriwijaya hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya semakin menekan. Namun, semua peluang gagal berbuah gol. Memasuki menit ke-73, baru tim juara Piala Indonesia tiga kali berturut-turut itu menambah keunggulannya. Setelah Muhammad Ridwan menciptakan gol  keduanya yang sebelumnya mendapat umpan silang dari Mahyadi Panggabean.

Sebenarnya Persela bukan tanpa peluang. Namun sayang, semuanya tak bisa berbuah gol. Skor tetap 3-0 kemenangan untuk Sriwijaya hingga laga usai. Atas kekalahan itu, Persela tak beranjak dari peringkat ke-6 dengan koleksi 47 poin dari 31 pertandingan. (gsm)

Daftar juara Indonesia Super League (ISL):
2008-2009     Persipura
2009-2010     Arema
2010-2011     Persipura
20011-2012   Sriwijaya FC


BACA ARTIKEL LAINNYA... Bukan Ulangan Memori 1996


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler