Sharapova Menang Sempurna Lagi

Kamis, 17 Januari 2013 – 06:16 WIB
MELBOURNE - Belum kehilangan satu set, bahkan belum kehilangan satu game. Itu menunjukkan kesiapan petenis Rusia Maria Sharapova di awal berlangsungnya grand slam Australia Terbuka. Setelah melibas Olga Puchkova dengan 6-0, 6-0 di babak pertama, Sharapova kembali meraih kemenangan dengan skor yang sama atas Misaki Doi (Jepang), Rabu (16/1).
   
Dua kemenangan tersebut memperkuat prediksi bahwa petenis 25 tahun itu memperbesar peluang meraih gelar juara Australia Terbuka untuk kedua kalinya. Selain penampilannya yang meyakinkan, dia juga diuuntungkan dengan kondisi salah satu pesaing beratnya, Serena Williams, yang mengalami cedera engkel di laga pertamanya.
   
"Bukan statistik yang ingin saya ketahui. Saya ingin dicatat sebagai pemenang grand slam, bukan cuma karena saya menang 6-0, 6-0 dua kali," ujar Sharapova.

Sharapova sudah meraih gelar Australia Terbuka pada 2008. Tahun lalu, dia menjadi runner-up setelah dikalahkan Victoria Azarenka (Belarusia) di final.

Tapi, jalan terjal menghadang Sharapova di babak ketiga. Dia harus berhadapan dengan petenis Amerika Serikat (AS) yang juga kakak kandung Serena, Venus Williams. Meski sudah mengoleksi tujuh grand slam di tunggal, Venus belum sekali pun menjadi juara di Australia Terbuka.

Kemarin, Venus juga mencatatkan hasil yang mengagumkan. Dia memecundangi petenis Prancis Alize Cornet dengan 6-1, 6-0. "Saya punya kepercayaan diri yang besar beberapa hari di sini. Seperti tak ada yang mampu menghalangi jalan saya," kata Venus.
   
Dalam rekor pertemuan mereka, Sharapova masih unggul. Dari tujuh kali pertemuan, Sharapova menang empat kali. "Selalu terjadi pertandingan menarik. Tak banyak rahasia dari kami berdua, karena kami saling mengetahui," ujar Sharapova.

Di lain pihak, Australia kehilangan harapan untuk menyaksikan petenisnya mereiah gelar di tunggal putri. Satu-satunya harapan tersisa, Samantha Stosur malah tersungkur di babak kedua. 4-6, 6-1, 5-7 di tangan Zheng Ji dengan 4-6, 6-1, 5-7

Langkah meyakinkan didapatkan unggulan utama di tunggal putra, Novak Djokovic. Juara bertahan asal Serbia itu kembali menang tiga set langsung. Kali ini diperolehnya dari petenis muda AS Ryan Harrison. Djokovic melenggang ke babak ketiga dengan kemenangan 6-1, 6-2, 6-3 dalam durasi 1 jam 31 menit.

Djokovic mengeluarkan segala kemampuannya untuk menang cepat. Itu juga sebagai bentuk antisipasi atas prediksi yang menyebutkan Harrison punya potensi besar untuk menyulitkan Djokovic. Kemenangan meyakinkan dan singkat jela memberikan keuntungan besar bagi Djokovic menuju babak berikutnya.

"Saya kira dia tak berada dalam permainan terbaiknya. Kemenangan cepat selalu menyenangkan, menambah kepercayaan diri dan punya banyak hal untukpertandingan berikutnya," kata Djokovic.

Djokovic mengejar rekor sebagai orang pertama yang meraih tiga gelar beruntun di Melbpourne Park. "Hingga saat ini, saya tak mau terkontaminasi prediksi rekor itu. Saya hanya menjalani laga demi laga dengan baik," sambungnya. (ady)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perusahaan Media Rupert Murdoch Danai IPL

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler