Siap-Siap Pengadilan Agama Dibanjiri Pasangan Cerai

Jumat, 15 Juli 2016 – 23:17 WIB
Ilustrasi. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - SURABAYA—Panitera Pengadilan Agama (PA) Surabaya segera kebanjiran gugatan cerai usai Lebaran. Maklum saja, mengalirnya gugatan cerai itu disebabkan pemohon masih menahan diri saat Ramadan lalu.

Pada hari-hari biasa dalam sebulan, PA Surabaya bisa menerima hingga 350 gugatan cerai. Namun, ketika Ramadan lalu, PA hanya menerima 159 pendaftaran.

BACA JUGA: Arus Balik, Volume Kendaraan di Tol Cipali Turun 11 Persen

''Setelah Lebaran ini, pasti meledak lagi. Jumlahnya bisa sampai dua kali lipat. Minggu pertama ini sudah terlihat ada lonjakan. Tapi, masih wajar,'' kata Wakil Ketua PA Surabaya Atifatur Rahmaniyah.

Pihak PA tidak menutup mata dengan fenomena meningkatnya jumlah gugatan cerai setelah Lebaran. Karena itu, pengadilan mulai berancang-ancang untuk memaksimalkan sidang. Jumlah majelis hakim dioptimalkan.

BACA JUGA: Penerbangan Citilink Dialihkan Sementara Ke Surabaya

 ''Sidangnya nanti sejak pagi bisa sampai sore hari,'' ungkap Atifa.

Untuk menangani ratusan sidang dalam sehari, para pengadil harus berbagi ruang sidang. Sebab, di pengadilan hanya ada empat ruangan. Sebenarnya ruangan itu tidak memadai. Satu ruang tambahan merupakan ruang bekas mediasi.

Bahkan, ada para hakim yang menempati ruang perpustakaan. Termasuk ruang sekretaris. Kondisi tersebut sebenarnya perlu dibenahi. Apalagi, di PA ruang tunggu kurang memadai. Sering kali mereka berdesak-desakan. Mereka menunggu sidang sambil berdiri.

''Mudah-mudahan pemerintah kota memberikan lahan baru yang lebih luas nanti,'' tuturnya. (may/c14/git/flo/jpnn)

BACA JUGA: Tanah di Malasari Bergeser, Ketua DPRD Bogor Janji Relokasi Korban

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Permak Bokong ala Kim Kardashian Tak Perlu ke Luar Negeri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler