Sidak Minyak Goreng di Sulawesi, Mendag Temukan Hal Tak Terduga

Kamis, 17 Februari 2022 – 16:32 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan inspeksi mendadak atau sidak minyak goreng di wilayah Sulawesi. Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan inspeksi mendadak atau sidak minyak goreng di wilayah Sulawesi.

Lutfi ingin memastikan kelancaran distribusi minyak goreng di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Minyak Goreng Langka, Fahri Hamzah: Pemerintah Kurang Antisipasi

"Kami ingin mengecek masalah kestabilan harga menjelang puasa Ramadan dan Idul Fitri. Ada beberapa barang penting yang menjadi cangkang di Kemendag, yang terutama adalah minyak goreng," kata Mendag lewat keterangannya di Jakarta, Kamis (17/2).

Dari hasil pantauan tersebut, Mendag mendapati bahwa minyak curah dengan harga terjangkau tersedia.

BACA JUGA: Pedagang Ungkap Pemicu Langkanya Minyak Goreng di Pasar, Ternyata

Namun, minyak paket premium dan paket sederhana mengalami gangguan distribusi.

"Paket minyak goreng premium akan tiba Kamis (17/2) di pelabuhan untuk langsung didistribusikan kepada pedagang," ujarnya.

BACA JUGA: Minyak Goreng Langka, Curhat Pelaku UMKM Banda Aceh Menyesakkan

Selain itu, Mendag juga melakukan sidak ke beberapa produsen minyak goreng.

Eks Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat itu mendapati adanya minyak goreng yang tidak didistribusikan.

"Saya minta, saya suruh bongkar, saya minta supaya dikeluarkan langsung dikirim ke Pasar Terong, kita jual di Rp 11.500," ujar Mendag.

Dia meminta pasokan minyak goreng tersebut harus segera didistribusikan, mengingat kondisi kritis minyak goreng di Makassar.

"Jadi, rencananya ini nanti bahwa kita perlu memastikan suplai ini bukan hanya di Kota Makassar, tetapi juga di seluruh kota di Sulawesi Selatan," kata Mendag.

Setidaknya, lanjut Mendag, 300 ton minyak goreng akan dipasok untuk Makassar, sehingga kebutuhan minyak goreng di Makassar akan berangsur normal.

"Kalau minyak goreng curah sudah normal, harga sudah mulai turun dan yang penting dipasok untuk paket sederhana dan paket modern," pungkas Mendag. (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler