Simak 3 Fakta Pentingnya Minum Air Bagi Tubuh

Minggu, 13 Mei 2018 – 16:32 WIB
Air putih. Foto: Pixabay

jpnn.com - Tubuh kita terdiri dari lebih 60 persen air yang berfungsi membantu mengangkut nutrisi ke sel-sel, memindahkan limbah keluar dari tubuh, dan memainkan peran penting dalam respirasi dan metabolisme energi.

Menurut National Academy of Sciences's Institute of Medicine Amerika Serikat, seseorang bisa kehilangan cairan ketika bernapas, buang air ke kamar mandi, dan berkeringat. Maka jangan sampai tubuh dehidrasi.

BACA JUGA: DKI Sedot 2.875 Liter per Detik Air Minum dari Tangerang

"Dehidrasi merusak jaringan kita dan menurunkan volume darah kita, yang dapat mengurangi aliran darah ke organ vital," kata Ilmuwan Senior di Neuroscience and Aging Laboratory Tufts University Dr Irwin Rosenberg, M.D., seperti dilansir dari Cosmopolitan.

Itulah mengapa dehidrasi ringan dapat memicu sakit kepala, urin yang gelap, dan menyebabkan mulut kering.

BACA JUGA: Mana Lebih Baik, Minum Air Rebusan atau Galon?

Ahli Diet Melissa Majumdar menjelaskan minum terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat membuang konsentrasi elektrolit tubuh.

Campuran mineral seperti natrium memungkinkan saraf mengirim pesan ke seluruh tubuh untuk berfungsi dengan baik.

BACA JUGA: Ini Manfaat Minum Air Segalon

Oleh karena itu, berikut ulasan seputar kebutuhan cairan pada tubuh dan juga tanda-tanda mengalami dehidrasi yang perlu diketahui.

Cara Menghitung Kebutuhan Cairan Harian

Kebanyakan wanita dewasa membutuhkan 11 cangkir cairan per hari. Sementara kebanyakan pria membutuhkan sekitar 15 cangkir.

Tetapi sebagian besar tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas. Ada 8 ons cairan dalam satu cangkir.

Saat suhu panas, tubuh kehilangan lebih banyak air dan elektrolit melalui keringat, yang menguap untuk membuat tubuh tetap dingin.

Sedangkan, saat suhu dingin atau di ketinggian tinggi, seseorang kehilangan air ekstra setiap kali menghembuskan napas.

Penyakit juga dapat mempengaruhi keseimbangan cairan tubuh. Tubuh mengeluarkan banyak air ketika muntah atau mengalami diare.

Untuk memulihkan, maka solusinya adalah banyak minum atau minuman olah raga, yang tidak seperti air atau mengandung elektrolit restoratif.

Tanda-tanda Dehidrasi

Tanda pertama yang didapatkan dari kurangnya asupan cairan adalah berkurangnya air liur dan mulut kering. Minum banyak cairan itu dapat membawa tubuh kembali terhidrasi.

Untuk memeriksa apakah cukup air, maka cek urin. Jika warnanya kuning muda, berarti terhidrasi dan sistem bekerja dengan baik.

Makanan Juga Mengandung Air

Air dari makanan diserap oleh saluran pencernaan seperti air yang diminum. Rata-rata orang mendapatkan sekitar 20 persen dari cairan yang mereka konsumsi dari makanan. Misalnya, dari buah dan sayuran, seperti melon, stroberi, kubis, seledri, dan bayam. (ika/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gotong Royong Kelola Air Minum, Pemkab Tabanan Raih Pamsimas


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Air Minum  

Terpopuler